Berita

Ketua KPK, Firli Bahuri/RMOL

Politik

Agar Orang Takut Korupsi, Firli Bahuri Tegaskan Akan Memiskinkan Koruptor

SELASA, 29 NOVEMBER 2022 | 14:02 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menegaskan akan memiskinkan para koruptor dengan cara merampas harta kekayaan para pelaku korupsi agar jera.

Hal itu ditegaskan langsung oleh Firli saat memberikan sambutan dalam acara Launching Desa Antikorupsi di Desa Banyubiru, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Selasa (29/11).

Firli mengatakan, korupsi merupakan kejahatan yang luar biasa dan menjadi perhatian KPK. Karena, kejahatan korupsi tidak hanya sekadar merugikan keuangan dan perekonomian negara, tetapi korupsi juga merampas hak-hak rakyat.


"Mungkin kita tidak sadar hak-hak kita diambil oleh para pelaku koruptor, tapi yang pasti tujuan negara akan gagal apabila kita membiarkan terjadinya korupsi," ujar Firli seperti dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Selasa siang (29/11).

Oleh karena itu, lanjut Firli, KPK melakukan strategi pemberantasan korupsi. Yakni, melakukan pendidik masyarakat supaya memiliki perhatian, sehingga tidak ingin melakukan korupsi.

Selanjutnya, strategi perbaikan sistem dengan cara pencegahan supaya tidak ada sistem yang memberikan peluang dan celah untuk terjadinya korupsi.

"Karena sesungguhnya sistem yang baik, pastilah tidak ada kesempatan untuk melakukan korupsi," kata Firli.

Kemudian strategi pemberantasan korupsi yang ketiga adalah, melakukan tindakan tegas terhadap para koruptor agar takut untuk melakukan korupsi.

"Caranya? Setiap orang yang melakukan korupsi, tidak hanya kita ajukan dan kita tuntut dengan penghukuman pidana badan. Tapi jauh dari itu, kita lekatkan dengan tindak pidana pencucian uang, sehingga seluruh harta kekayaan para koruptor bisa dirampas oleh negara, dan pelaku koruptornya menjadi miskin," tegas Firli.

Sebab, para koruptor tidak takut hanya dihukum penjara badan. Para koruptor takut jika harta kekayaannya dirampas dan dimiskinkan.

"Ternyata bukan takut dipenjara, tapi takut jadi miskin. Jadi kalau seandainya bapak-bapak tidak mau jadi miskin, jangan melakukan korupsi," pungkas Firli.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya