Berita

Mantan Perdana Menteri Pakistan Imran Khan berbicara kepada para pendukungnya dalam penampilan publik pertamanya pada Sabtu (26/11) setelah terkena tembakan/Net

Dunia

Hindari Malapetaka di Pakistan, Imran Khan Hentikan Pawai Protes Haqiqi Azadi

MINGGU, 27 NOVEMBER 2022 | 12:46 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kekhawatiran Imran Khan atas ancaman lebih lanjut pada penyelenggaraan pawai Haqiqi Azadi, mendorongnya untuk menghentikan protes itu sebelum sampai ke tujuan akhir mereka yakni Islamabad.

Dalam pertemuan umum pertamanya setelah memperoleh tembakan di kaki selama protes awal bulan lalu, Khan menyatakan dirinya tak ingin memperburuk kekacauan politik di negara yang tengah dilanda krisis ekonomi itu.

Saya telah memutuskan untuk tidak pergi ke Islamabad karena saya tahu akan ada malapetaka dan negara akan dirugikan," kata Khan saat berbicara pada pertemuan ribuan pendukung di Rawalpindi, seperti dimuat Reuters pada Sabtu (26/11).


Untuk menghindari serangan serupa, sorang pejabat polisi mengatakan telah mengerahkan 10 ribu personel untuk mengawal acara tersebut dan menempatkan penembak jitu di berbagai titik untuk keamanan Khan.

Awal bulan ini Khan ditembak di tulang kering ketika konvoi protes anti pemerintahnya menuju Islamabad diserang oleh dua orang bersenjata.

Khan juga mengatakan dia sedang berkonsultasi dengan partainya, Pakistan Tehreek-e-Insaf (PTI), tentang kemungkinan mengundurkan diri dari semua majelis provinsi dalam upaya baru untuk mendorong pemilihan dini.  

PTI telah mengundurkan diri dari parlemen federal, tetapi tetap berkuasa di dua provinsi dan dua unit administrasi Pakistan.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya