Berita

Peta Serbia dengan Kosovo menjadi bagian di dalamnya diduga digantung di ruang ganti pemain timnas Serbia/Net

Dunia

Muncul Bendera Serbia dengan Peta Kosovo di Dalamnya Selama Piala Dunia, FIFA Bertindak

MINGGU, 27 NOVEMBER 2022 | 07:42 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Federasi Sepakbola Internasional (FIFA) mengeluarkan penyelidikan terkait ditemukannya sebuah Bendera Serbia yang menunjukkan Kosovo sebagai bagian dari negara mereka selama Piala Dunia di Qatar.

Bendera tersebut diduga digantung di ruang ganti pemain ketika timnas Serbia menghadapi Brasil.

Gambar bendera dengan tulisan "kami tidak menyerah" dalam bahasa Serbia menjadi viral di media sosial. Unggahan tersebut juga dibagikan oleh Menteri Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga Kosovo, Hajrulla Ceku.


"Gambar memalukan dari ruang ganti Serbia, menampilkan pesan kebencian, xenofobia, dan genosida terhadap Kosovo, sambil mengeksploitasi platform Piala Dunia FIFA," kata Ceku di Twitter.

"Kami mengharapkan tindakan nyata dari FIFA mengingat Federasi Sepak Bola Kosovo (FFK) adalah anggota penuh FIFA dan UEFA," tambahnya.

Kosovo menjadi anggota UEFA dan FIFA pada 2016, delapan tahun setelah negara itu mendeklarasikan kemerdekaan dari Serbia, yang menentang langkah tersebut.

Sementara itu, pihak FIFA mengatakan telah membuka proses investigasi. Sidang dibuka berdasarkan Pasal 11 Kode Disiplin FIFA dan Pasal 4 Regulasi Piala Dunia FIFA 2022.

"Komite Disiplin FIFA telah membuka proses melawan Asosiasi Sepak Bola Serbia karena bendera yang dipajang di ruang ganti mereka pada pertandingan Brasil vs Serbia," kata FIFA, seperti dikutip Reuters.

Serbia, yang kalah 2-0 dari Brasil, selanjutnya akan bermain melawan Kamerun pada Senin (28/11).

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Pasar Jaya Minta Maaf soal Gunungan Sampah di Pasar Induk Kramat Jati

Minggu, 29 Maret 2026 | 00:01

BRIN Gandeng UAG University Kolaborasi Perkuat Talenta Peneliti Indonesia

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:40

Masyarakat Apresiasi Bazar dan Hiburan Rakyat di Monas

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:30

Menata Ulang Skema Konsesi Bandara

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:00

Tak Bisa Asal Gugat, Sengketa Partai Harus Selesai di Internal Dulu

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:41

Peradilan Militer Punya Legitimasi dan Tak Bisa Dipisahkan dari Sistem

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:21

Pasar Murah di Monas, Pemerintah Salurkan Ratusan Ribu Paket Sembako

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:05

Juara Hafalan Al-Quran di Lybia, Pratu Nawawi Terima Kenaikan Pangkat

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:41

Rudal Israel Hantam Mobil Pers, Fatima Ftouni Jurnalis Al Mayadeen Gugur

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:37

DPR Optimistis Diplomasi Pemerintah Amankan Kapal Pertamina di Selat Hormuz

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:17

Selengkapnya