Berita

Menteri Luar Negeri Belarus Vladimir Makei/Net

Dunia

Menlu Belarus Meninggal Mendadak, Dua Hari Sebelum Bertemu Sergei Lavrov

MINGGU, 27 NOVEMBER 2022 | 06:06 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Menteri Luar Negeri Belarus Vladimir Makei dilaporkan telah meninggal dunia secara tiba-tiba pada Sabtu (26/11). Kabar ini muncul dua hari sebelum Makei dijadwalkan bertemu dengan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov.

Kabar meninggalnya Makei dilaporkan oleh Kantor Berita Belta. Tapi tidak ada rincian mengenai penyebab dari meninggalnya Makei.

"Menteri Luar Negeri Vladimir Makei telah meninggal dunia secara mendadak," lapor Belta.


Makei yang berusia 64 tahun telah memegang jabatan Menlu Belarus sejak 2012. Ia menghadiri konferensi Organisasi Perjanjian Keamanan Kolektif (CSTO), aliansi militer dari beberapa negara pasca-Soviet, di Yerevan awal pekan ini dan akan bertemu dengan Lavrov pada Senin (28/11).

Sebelum pemilihan presiden dan protes massal anti-pemerintah di Belarus pada tahun 2020, Makei telah menjadi salah satu penggagas upaya untuk meningkatkan hubungan Belarus dengan Barat dan mengkritik Rusia.

Namun, dia tiba-tiba mengubah pendiriannya setelah dimulainya protes, dengan mengatakan bahwa mereka terinspirasi oleh agen Barat.

Setelah invasi Rusia ke Ukraina dimulai pada Februari, Makei mengatakan Barat telah memprovokasi perang dan pihak berwenang Ukraina harus menyetujui persyaratan perdamaian Rusia.

Beberapa hari sebelum dimulainya perang, Makei berjanji tidak akan ada serangan ke Ukraina dari wilayah Belarus. Namun beberapa hari setelahnya muncul laporan sebaliknya.

Kematian Makei membuat pemerintahan Presiden Alexander Lukashenko, bahkan Rusia terkejut.

"Kami terkejut dengan laporan kematian Kepala Kementerian Luar Negeri Republik Belarus Vladimir Makei," kata jurubicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya