Berita

Komandan Korem 172/PWY Wamena Brigjen TNI Junita Omboh Sembiring ziarah ke makam Ramses Ohee/Net

Politik

Kesultanan Tidore Dukung Usulan Ramses Ohee Sebagai Pahlawan Nasional

JUMAT, 25 NOVEMBER 2022 | 13:13 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Tokoh pejuang Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera), Ramses Ohee diusulkan menjadi Pahlawan Nasional dari Papua karena dianggap berjasa sehingga Papua tetap dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Usulan ini awalnya disampaikan Komandan Korem 172/PWY Wamena Brigjen TNI Junita Omboh Sembiring yang kemudian diamini Kesultanan Tidore.

"Kami atas nama masyarakat Kesultanan Tidore mendukung Ramses Ohee sebagai Pahlawan Nasional," kata Ketua Mahkamah Agung Kesultanan Tidore, Wahab Salim kepada redaksi, Jumat (25/11).


Wahab berujar, Kesultanan Tidore dengan Papua tidak hanya memiliki ikatan batin, tetapi keterkaitan wilayah dan hukum. Sejak tahun 916, kata dia, Papua tercatat sebagai wilayah hukum Kesultanan Tidore.

"Jejaknya bisa ditemukan dalam berbagai dokumen dan artefak. Jadi wajar ada harapan agar Ramses Ohee sebagai Pahlawan Nasional, kami mendukungnya," sambungnya.

Menurut Wahab, Ramses Ohee adalah tokoh demokrasi. Nilai-nilai demokrasi dan pluralisme adalah prinsip yang sangat agung di Kesultanan Tidore.

Usulan gela Pahlawan Nasional untuk Ramses Ohee sebelumnya diusulkan Brigjen TNI J.O. Sembiring saat berziarah ke makam Ramses Ohee dalam rangka Hari Pahlawan Nasional 10 November 2022.

Dikatakan Brigjen JO, sapaannya, Ramses Ohee memiliki prinsip membangun Papua sama saja membangun Indonesia.

"Ayah beliau adalah seorang pejuang dan dia juga pernah datang ke Jakarta sebagai utusan pemuda yang menyaksikan langsung pembacaan Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928," jelas Brigjen JO.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Analisis di Balik Penerimaan Eksepsi Dokter Tifa

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:52

Legislator PDIP Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur Hulu Migas

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:34

Panglima TNI: Perang Narasi Salah Satu Ancaman Paling Berbahaya Saat Ini

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:17

PABPDSI Kawal Program Nasional Hingga ke Desa Lewat 8 Satgas Asta Cita

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:55

MBG dan Peluang Besar Bangun Ekonomi Desa

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:30

Pemerintah Buka Opsi Biayai Utang Proyek Whoosh Pakai Panda Bond

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:05

Korupsi Pakan Satwa Rp10,2 Miliar, DPR Minta Eks Dirut KBS Dihukum Berat

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:45

Lulus S2 Hukum, Mikael Saragih Ungkap PR Hukum Indonesia Tak Lagi soal Kekurangan UU

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:37

BEM Kristiani Se-Indonesia Desak Kejagung Segera Tangkap Febrie Adriansyah

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:16

Polri dan FBI Sepakat Perkuat Kerja Sama Penanganan Kejahatan Transnasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:03

Selengkapnya