Berita

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto di Kalimantan Barat/Ist

Politik

Airlangga: Golkar Targetkan 13 Kursi DPRD dan Empat Kursi DPR Kalbar

JUMAT, 25 NOVEMBER 2022 | 10:37 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Target tinggi dipatok Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto untuk Pemilu 2024. Setidaknya, Airlangga menargetkan perolehan kursi DPR RI dan DPRD Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) dua kali lipat.

“Di Kalimantan Barat sekarang kita punya dua kursi (DPR), kita nambah dua lagi (jadi empat),” tutur Airlangga dalam rapat koordinasi kader Golkar Provinsi Kalbar, Kamis (24/11).

Kenaikan target perolehan kursi di Kalbar ini mengikuti target Golkar secara nasional. Partai berlambang pohon beringin ini menargetkan 20 persen jumlah kursi DPR RI pada Pemilu 2024 mendatang. Artinya, Golkar ingin mendapatkan 115 kursi wakil rakyat di Senayan.


"Partai Golkar menaikkan jumlah kursi dari 8 menjadi 13 (kursi DPRD Provinsi),” ujar Airlangga.

Masih ada waktu untuk merealisasikan target tersebut. Secara khusus, Airlangga memberi catatan penting terhadap dua daerah pemilihan (dapil) yang ada di Provinsi Kalbar.

Pertama, Golkar akan berupaya menaikkan perolehan suara di dapil II dan menebalkan di dapil I Kalbar.

“Jadi targetnya 13 kursi ini harus kerja keras, sekarang yang diusung Partai Golkar menjadi wakil gubernur (Kalbar), kita harus menjadikan gubernur Kalimantan Barat dari Partai Golkar,” tegas Airlangga.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian ini juga meminta seluruh kader bekerja keras meraih kemenangan seperti yang sudah digelorakan DPP Golkar. Setidaknya, Golkar kini telah menerjunkan 1.160 bakal calon anggota legislatif untuk ikut menyosialisasikan Partai Golkar di seluruh Indonesia.

Kemenangan Golkar di Pemilu 2024 sangat penting untuk mengantarkan kemenangan bagi calon presiden yang akan diusung.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Analisis di Balik Penerimaan Eksepsi Dokter Tifa

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:52

Legislator PDIP Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur Hulu Migas

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:34

Panglima TNI: Perang Narasi Salah Satu Ancaman Paling Berbahaya Saat Ini

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:17

PABPDSI Kawal Program Nasional Hingga ke Desa Lewat 8 Satgas Asta Cita

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:55

MBG dan Peluang Besar Bangun Ekonomi Desa

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:30

Pemerintah Buka Opsi Biayai Utang Proyek Whoosh Pakai Panda Bond

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:05

Korupsi Pakan Satwa Rp10,2 Miliar, DPR Minta Eks Dirut KBS Dihukum Berat

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:45

Lulus S2 Hukum, Mikael Saragih Ungkap PR Hukum Indonesia Tak Lagi soal Kekurangan UU

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:37

BEM Kristiani Se-Indonesia Desak Kejagung Segera Tangkap Febrie Adriansyah

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:16

Polri dan FBI Sepakat Perkuat Kerja Sama Penanganan Kejahatan Transnasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:03

Selengkapnya