Berita

Dunia

Moldova: Pasokan Gas dari Rusia Masih Tersimpan di Ukraina, Cadangan untuk Masa Depan

KAMIS, 24 NOVEMBER 2022 | 06:53 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Moldova mengkonfirmasi bahwa sebagian gas yang dibeli dari Rusia sampai saat ini masih berada di Ukraina.

Wakil Perdana Menteri Moldova sekaligus Menteri Infrastruktur dan Pembangunan Regional Andrey Spinu mengatakan dalam postingan Facebook bahwa  gas itu  dipompa ke fasilitas penyimpanan gas bawah tanah (UGS).

"Beberapa pasokan gas dari Rusia, sekitar lebih dari 200 juta meter kubik, tetap disimpan di Ukraina untuk digunakan di masa depan," katanya seperti dikutip dari Reuters (23/11).


Ia kemudian mengecam Gazprom yang menurutnya keliru menggunakan fakta itu untuk mengancam akan memotong pasokan.

"Perlu juga diperjelas bahwa volume ini telah dan akan dibayar penuh oleh negara kami," tegasnya.

Rusia telah secara drastis memotong pengiriman gas ke Eropa sebagai tanggapan atas sanksi Barat atas invasinya ke Ukraina.

Moldova melihat pengiriman gasnya ke Rusia dipangkas dan impor listrik regulernya mengering.

Salah satu negara termiskin di Eropa itu terancam  menghadapi musim dingin yang keras karena krisis energi "akut" yang berisiko memicu ketidakpuasan rakyat.

Awal pekan ini, perusahaan Gazprom Rusia mengancam akan mengurangi pengiriman gas ke Moldova mulai minggu depan di tengah krisis eneggi, termasuk listrik, di negara itu.  

Gazprom juga mengklaim bahwa Ukraina, rute transit utama untuk pasokan gas Rusia ke Eropa, telah mencegah pengiriman sekitar 52,5 juta meter kubik gas ke Moldova, sehingga menyebabkan sebuah "ketidakseimbangan" dalam aliran gas.

Dalam sebuah pernyataan, Perdana Menteri Natalia Gavrilita justru menuding Rusia melakukan pemerasan dan Moldova.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

UPDATE

Jadi Tersangka Tanpa Diperiksa, Pakar: Bertentangan dengan Konstitusi

Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:18

BPKH Harus Diperkuat demi Jaga Keberlanjutan Keuangan Haji

Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:12

Maroko dan Prancis Perkuat Kemitraan, 11 Perjanjian Baru Disepakati

Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:02

Halaqah Pra-Muktamar Bahas Arah Kepemimpinan NU di Abad Kedua

Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:02

Catatan Akhir Pekan Saham MD Entertainment: Terkoreksi, tapi Magnetnya Belum Pudar

Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:00

Cara Nonton Final Piala Dunia 2026, Spanyol Vs Argentina

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:49

Nelayan Pulau Panggang Kesulitan BBM

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:45

China dan RI Perkuat Kerja Sama Ekonomi, Airlangga: KEK Batang Jadi Fokus Investasi

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:30

Sektor Teknologi dan Energi Topang Reli Indeks Kompas100 Sepekan

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:14

Enam Titik Penginapan Siap Tampung Ribuan Peserta Muktamar NU

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:01

Selengkapnya