Berita

Tim Divisi Humas Polri bantu penanganan gempa di Cianjur, Jawa Barat/Ist

Presisi

Bawa Bantuan Kapolri, Divisi Humas Bantu Penanganan Gempa di Cianjur

SENIN, 21 NOVEMBER 2022 | 22:25 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengerahkan anggotanya untuk ikut membantu proses evakuasi dan penanganan gempa bumi yang terjadi di Cianjur. Anggota mulai dari Brimob, tim kedokteran hingga trauma healing diturunkan.

Selain itu, Polri juga mengirimkan anggota tim Divisi Humas dalam penanganan gempa dengan kekuatan magnitudo 5.6 yang terjadi siang tadi.

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, pemberangkatan tim peliputan Divisi Humas Polri dilakukan pada malam ini. Sekitar 13 anggota Divisi Humas Polri yang terdiri dari tiga Biro yakni Penerangan Masyarakat (Penmas), Multimedia dan PID ikut meliput kegiatan penanganan gempa.


"Ada lima wartawan media nasional juga diberangkatkan untuk meliput kegiatan penanganan pasca gempa di Cianjur," kata Dedi dalam keterangan tertulisnya, Senin (21/11).

Dedi pun menyampaikan, selain melakukan peliputan, anggota tim Divisi Humas Polri juga diturunkan untuk membantu korban yang terdampak bencana. Ia pun meminta anggota mengedepankan sisi humanis dalam bertugas.

"Selain meliput, anggota juga diminta untuk membantu para korban. Tunjukan Polri itu bertugas melayani, membantu dan mengayomi masyarakat," katanya.

Selain memberangkatkan tim, rombongan juga membawa paket bantuan sosial dari Kapolri sebanyak 3.000 yang terdiri beras, minyak goreng, gula pasir, kecap, teh celup, susu kental manis, biskuit dan mie telor.

Adapun paket non sembako yang dikirim yakni selimut sebanyak 1.000 pcs, kasur lipat 300 pcs dan tenda pleton 4 pcs.

"Mudah-mudahan bantuan ini dapat bermanfaat bagi korban dan berharap semuanya kembali pulih," ujarnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya