Berita

Kerusakan rumah warga akibat gempa di Cianjur, Jawa Barat/Net

Politik

Kepala BMKG Imbau Masyarakat Tidak Termakan Isu Hoax Soal Gempa Cianjur

SENIN, 21 NOVEMBER 2022 | 19:50 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kabar hoax mengenai gempa susulan yang lebih besar bakal terjadi di kawasan Cianjur tidak boleh ditelan mentah-mentah oleh masyarakat.

Imbauan tersebut disampaikan Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita usai kejadian gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, siang tadi.

"Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” ucap Dwikorita lewat keterangan persnya secara virtual, Senin (21/11).


Pihaknya juga meminta warga untuk menghindari bangunan yang rusak akibat gempa agar terhindar dari bahaya runtuhnya bangunan yang menimpa warga.

“Mohon menghindar dari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa, periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal Anda cukup tahan gempa ataupun tidak mengalami kerusakan yang berarti akibat getaran gempa yang telah terjadi tadi,” ucapnya.

“Dan pastikan kerusakan atau retakan tidak terjadi dan tidak membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah,” imbuhnya.

Dia meminta agar warga menyerap informasi resmi dari sejumlah platform media sosial milik BMKG untuk mendapatkan update informasi mengenai gempa.

"Pastikan pula selalu memonitor informasi resmi dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi yaitu melalui Instagram twitter at info BMKG melalui website www.bmkg.go.id," pungkasnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya