Berita

Ketua Perikatan Nasional Malaysia, Muhyiddin Yassin/Net

Dunia

Muhyiddin Yassin: Saya Punya Dukungan yang Cukup untuk Jadi PM Malaysia

SENIN, 21 NOVEMBER 2022 | 08:39 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Mantan Perdana Menteri Malaysia sekaligus pemimpin koalisi Perikatan Nasional, Muhyiddin Yassin mengklaim telah mendapatkan dukungan yang cukup untuk kembali menduduki kursi PM dan membentuk pemerintahan.

Dalam sebuah pernyataan yang dikutip The Star pada Senin (21/11), Muhyiddin mengaku telah mendapat dukungan beberapa partai, seperti Gabungan Parti Sarawak (GPS), Barisan Nasional, dan Gabungan Rakyat Sabah (GRS).

"Sebagai ketua, saya yakin mendapat dukungan dari anggota parlemen untuk memungkinkan saya diangkat oleh Yang Di-Pertuan Agong sebagai perdana menteri ke-10, sesuai dengan Konstitusi Federal," ujar Muhyiddin.


Muhyiddin mengatakan dia telah memberi tahu dewan tertinggi Perikatan Nasional tentang pertemuannya kemarin pagi dengan Perdana Menteri Sarawak dan presiden GPS Tan Sri Abang Johari Tun Openg untuk membentuk pemerintahan.

“Dia kemudian memberi tahu saya bahwa anggota parlemen GPS akan mendukung saya untuk diangkat sebagai perdana menteri,” tambahnya.

Muhiyiddin yang merupakan presiden Bersatu mengatakan, Gabungan Rakyat Sabah (GRS) juga menyampaikan dukungan serupa untuknya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya