Berita

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo/Net

Politik

Sudah Dua Periode Proyek Masih Jelek, Ganjar Pranowo Hanya Kelas Pemimpin Biasa

SENIN, 21 NOVEMBER 2022 | 07:27 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sosok Ganjar Pranowo dianggap masih dinilai sebagai kelas pemimpin biasa dan di luar harapan publik yang dapat dan mampu memberikan jalan keluar sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya sebagai Gubernur.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam menanggapi kekesalan Ganjar melihat proyek jalan perbatasan Kebumen-Banjarnegara yang memiliki kualitas jelek.

"Saya kira Ganjar harus sadar, ia sudah dua periode kok memimpin Jateng, kok urusannya masih proyek jelek," ujar Saiful kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (21/11).


Saiful menilai, sikap Ganjar tersebut seperti menunjukkan bahwa Ganjar tidak mempercayai bawahan inspektorat atau lembaga lain yang memang bertugas mengawasi proyek tersebut.

"Dengan masih memperlihatkan adanya masalah proyek jelek, maka sama halnya membuka aib sendiri, kemana aja Ganjar selama ini?" kata Saiful.

Bahkan menurut akademisi Universitas Sahid Jakarta ini, melakukan pengecekan tersebut bukan lah tugas utama seorang Gubernur, karena bisa dilakukan oleh yang lain yang memang menjadi tanggung jawabnya.

"Dengan semakin memperlihatkan demikian, maka kelas Ganjar oleh publik masih dinilai kelas pemimpin biasa, di luar harapan publik yang dapat dan mampu memberikan jalan keluar sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya sebagai Gubernur," pungkas Saiful.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya