Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Serangan Udara Turki Hantam Suriah, Bunuh Pasukan Kurdi

MINGGU, 20 NOVEMBER 2022 | 13:31 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Serangan udara yang diluncurkan oleh Turki telah menghantam beberapa kota di Suriah utara, termasuk Kota Kobane pada Sabtu malam (19/11) waktu setempat.

Menurut Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia, serang tersebut menewaskan sedikitnya enam anggota Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang dipimpin Kurdi dan enam pasukan Suriah.

Serangan terjadi hanya beberapa hari setelah Ankara menyalahkan Partai Pekerja Kurdistan (PKK) atas pemboman mematikan di Istanbul tengah pada pekan lalu.


“Waktu perhitungan telah tiba. Para bajingan harus bertanggung jawab atas serangan berbahaya mereka," cuit Kementerian Pertahanan Turki pada Minggu pagi (20/11), sembari mengunggah foto pesawat yang lepas landas untuk operasi malam hari, tanpa menyebutkan lokasinya.

"Sarang teroris dihancurkan oleh serangan presisi," tambah kementerian, disertai dengan video yang menunjukkan target dipilih diikuti dengan ledakan.

Sementara Ankara tidak memberikan perincian operasi itu, pasukan Kurdi mengatakan Kobane di timur laut Suriah telah dilanda serangan Turki.

“Kobane, kota yang mengalahkan ISIS, menjadi sasaran pemboman oleh pesawat pendudukan Turki,” cuit jurubicara SDF, Farhad Shami.

Turki menganggap Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG), komponen utama SDF, sebagai perpanjangan dari PKK yang dilarang.

Serangan Turki juga menargetkan posisi di mana pasukan rezim Suriah dikerahkan di Provinsi Raqqa dan Hassakeh.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia melaporkan Turki telah melakukan lebih dari 20 serangan udara di kedua provinsi tersebut.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya