Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Belum Ada Partai yang Berhasil Kuasai Parlemen, Malaysia Digentayangi Krisis Baru

MINGGU, 20 NOVEMBER 2022 | 11:57 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Krisis politik baru menggentayangi Malaysia lantaran belum ada koalisi yang berhasil memenangkan mayoritas kursi di parlemen pada pemilu kali ini.

Sejauh ini, Pakatan Harapan dan Perikatan Nasional bersaing dengan ketat. Hingga Minggu (20/11), perhitungan suara cepat menunjukkan Pakatan Harapan yang dipimpin Anwar Ibrahim sudah mengumpulkan 82 kursi, sementara Perikatan Nasional yang dipimpin Muhyiddin Yassin bertengger di 73 kursi.

Kendati begitu, mereka masih jauh dari mayoritas kursi yang dibutuhkan, yaitu 112 dari total 222 kursi.


Aliansi yang dipimpin oleh Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO), Barisan Nasional, juga baru mengumpulkan 30 kursi.

Dengan tidak adanya partai yang berhasil mengumpulkan mayoritas di parlemen, maka Malaysia kemungkinan besar akan menghadapi kebuntuan politik lainnya. Lantaran tidak bisa membentuk pemerintahan.

Meski begitu, saat ini Perikatan Nasional mulai melakukan manuver dengan mengupayakan koalisi bersama Barisan Nasional. Sementara Pakatan Harapan berusaha menggaet dukungan dari Sabah dan Serawak yang sama-sama memiliki 28 kursi.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Tinjau Situs Bersejarah

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:59

KPK Harus Berani Ungkap 'Borok' Sejumlah Forwarder di Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:40

Kalkulasi Strategis Akuisisi Rudal BrahMos

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:27

Gabungan Aliansi BEM Nasional Tolak Penunggangan Gerakan Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:57

Siapa Sebenarnya Pengkhianat?

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:40

Perlindungan Warga Sipil Papua Harus Berbasis Riset dan Demokrasi

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:20

Ini Pesan Panglima TNI kepada 1.737 Perwira Remaja yang Baru Dilantik

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:58

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Berikut Usulan Perpemindo ke KSP soal Penempatan PMI

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:01

Jembatan Pemikiran Frans Seda

Jumat, 26 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya