Berita

Pemain sepakbola Inggris, Eric Dier/Net

Dunia

Kecewa Banyak Kontroversi Piala Dunia 2022 Qatar, Eric Dier: Kami Bukan Politisi

MINGGU, 20 NOVEMBER 2022 | 11:09 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Di tengah segala persiapan pertandingan Piala Dunia tahun ini, Eric Dier dan para pesepakbola lainnya harus ikut dibuat pusing dengan segala kontroversi Qatar sebagai tuan rumah.

Bek asal Inggris itu mengaku kecewa dengan banyaknya masalah seputar Piala Dunia 2022 di Qatar, yang ia sebut telah meredam kegembiraan para pemain.

"Kami berada di sini dalam waktu yang sangat singkat. Banyak yang telah terjadi, banyak hal yang sangat mengecewakan," kata pemain 28 tahun itu kepada wartawan pada Sabtu (19/11), seperti dikutip Reuters.


Pernyataan Dier tampaknya merujuk pada berbagai kritik yang dihadapi Qatar atas isu pelanggaran hak asasi manusia, khususnya terhadap pekerja migran.

Berdasarkan laporan Amnesty International 2021, ribuan pekerja migran di Qatar terjebak dan dieksploitasi selama pembangunan stadion.

"Ini adalah situasi yang mengerikan. Sebagai pemain, kami tidak memiliki pengaruh pada keputusan ini. Ini adalah Piala Dunia dan saya sangat bangga menjadi bagian darinya. Sebagai sebuah tim, kami sangat senang berada di sini untuk mewakili negara kami," ucap Dier.

"Kami duduk di sini membicarakannya, alih-alih berbicara tentang sepak bola. Jadi kami kehilangan banyak (kegembiraan) itu. Tapi kami tidak bisa menyembunyikannya, akan salah jika mengabaikannya," tambahnya.

Saat ini, Amnesty International dan sejumlah kelompok HAM telah mendesak FIFA untuk menyisihkan 440 juta dolar AS sebagai kompensasi bagi para pekerja migran di Qatar/

Pada Mei, FIFA menyebut pihaknya tengah mempertimbangkan proposal tersebut. Mereka juga telah memberikan 22,6 juta dolar AS kepada para pekerja migran pada Desember 2021.

"Dan jelas kamilah yang akhirnya duduk di sini dan menjawab pertanyaan semacam ini. Ini situasi yang sulit bagi kami. Bukan hanya kami, setiap tim, setiap pemain akan mengalaminya sepanjang turnamen," kata Dier.

"Pada akhirnya kami adalah pesepakbola, kami bukan politisi. Tapi kami memiliki nilai-nilai kami dan kami berbicara tentang mereka," pungkas Dier.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya