Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

AS Kerahkan 100 Kapal Tak Berawak di Perairan Teluk, Awasi Iran?

MINGGU, 20 NOVEMBER 2022 | 07:57 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat (AS) mengumumkan rencananya untuk mengerahkan lebih dari 100 kapal tanpa awak di perairan Teluk, dengan dalih mencegah ancaman maritim.

Kepala CENTCOM, Michael Kurilla menyebut AS sedang membangun program eksperimen di Timur Tengah untuk mengalahkan drone musuh, seperti dimuat TRT World.

"Pada saat ini tahun depan, Satuan Tugas 59 akan menyatukan armada lebih dari 100 kapal permukaan dan bawah permukaan tak berawak yang beroperasi bersama, berkomunikasi bersama dan memberikan kesadaran domain maritim," kata Kurilla dalam konferensi tahunan Dialog Manama di Bahrain, Sabtu (19/11).


Pernyataan ini muncul setelah AS dan Israel menyalahkan Iran atas serangan pesawat tak berawak di lepas pantai Oman baru-baru ini. Serangan itu menghantam sebuah kapal tanker yang dioperasikan oleh perusahaan milik Israel.

Serangan itu, yang bertepatan dengan meningkatnya ketegangan antara Teheran dan Washington, merupakan yang terbaru dari serangkaian gangguan di perairan Teluk yang merupakan jalur utama pasokan energi dunia.

Diluncurkan pada September 2021, Satuan Tugas 59 dibentuk di Bahrain, rumah bagi Armada Kelima angkatan laut AS, untuk mengintegrasikan sistem tak berawak dan kecerdasan buatan ke dalam operasi Timur Tengah menyusul serangkaian serangan pesawat tak berawak yang disalahkan pada Iran.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya