Berita

Presiden FIFA Gianni Infantino/Net

Dunia

Presiden FIFA: Barat Munafik dan Tak Miliki Hak Kritik Piala Dunia Qatar

MINGGU, 20 NOVEMBER 2022 | 06:41 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Di tengah banyaknya kontroversi dan kritikan negara Barat terhadap kelayakan Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia, Presiden FIFA Gianni Infantino merespon balik tuduhan tersebut dengan sindiran yang keras lagi tegas.

Dalam konferensi persnya pada Sabtu (19/11), Gianni menunjukkan jika dia mengetahui dengan baik situasi di Qatar dan apa saja yang digunakan Barat untuk memojokkan negara Teluk itu.

“Hari ini saya memiliki perasaan yang kuat. Hari ini saya merasa Qatar, saya merasa Arab, saya merasa Afrika, saya merasa gay, saya merasa cacat, saya merasa pekerja migran,” katanya dalam sambutan yang berlangsung selama hampir satu jam.


Gianni dengan penuh emosional mengatakan jika Barat tidak berhak melemparkan kritik pedas pada Qatar tentang pekerja migran, sebab Barat kerap membuat kebijakan yang menutup akses pengungsi ke negara mereka.

"Jika Eropa benar-benar peduli dengan nasib orang-orang ini, mereka dapat membuat jalur hukum, seperti yang dilakukan Qatar, di mana sejumlah pekerja ini dapat datang ke Eropa untuk bekerja. Beri mereka masa depan, harapan," tegasnya.

Barat disebut Gianni hanya berfokus pada keburukan Qatar yang mereka juga sebenarnya lakukan namun menolak untuk mengakui itu.

“Pelajaran moral sepihak ini hanyalah kemunafikan. Saya bertanya-tanya mengapa tidak ada yang mengakui kemajuan yang dibuat di sini sejak 2016," ujar Gianni.

Menurut Gianni tidak mudah bagi Qatar untuk mewujudkan cita-citanya sebagai tuan rumah Piala Dunia, dan harusnya itu diapresiasi.

"Qatar siap, ini akan menjadi Piala Dunia terbaik yang pernah ada. Saya tidak harus membela Qatar, mereka bisa membela diri. Saya membela sepak bola," tegasnya.

Pada Februari 2021, Guardian melaporkan bahwa 6.500 pekerja migran dari India, Pakistan, Nepal, Bangladesh, dan Sri Lanka telah meninggal di Qatar sejak negara itu resmi menjadi tuan rumah Piala Dunia.

Pejabat Piala Dunia Qatar juga meluncurkan perubahan yang mengejutkan dan tiba-tiba, seperti melarang alkohol di stadion pada Jumat (19/11).

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya