Berita

Pemimpin Pakatan Harapan, Anwar Ibrahim/Net

Dunia

Pemilu Malaysia, Muhyiddin Yassin dan Anwar Ibrahim Saling Klaim Kemenangan

MINGGU, 20 NOVEMBER 2022 | 06:17 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemilu Malaysia berjalan dengan sangat alot. Belum ada koalisi yang berhasil mendapatkan mayoritas kursi di parlemen selama hitung cepat, tetapi dua kandidat sudah menyatakan kemenangan dengan siap membentuk pemerintahan.

Klaim kemenangan pertama dilakukan oleh pemimpin Perikatan Nasional (PN), mantan Perdana Menteri Muhyiddin Yassin.

Pada Minggu (20/11), Muhyiddin mengklaim PN telah berhasil mengamankan cukup kursi di pemilu nasional untuk membentuk pemerintahan. Meski begitu, data resmi menunjukkan PN baru memperoleh 73 kursi dari 112 kursi yang dibutuhkan untuk mendapatkan mayoritas di parlemen dan membentuk pemerintahan.


Berbicara dalam konferensi pers, Muhyiddin mengatakan pihaknya sepakat untuk membentuk pemerintahan paling lambat pada Rabu (23/11). Ia juga mengaku telah menerima surat dari Istana Negara terkait syarat-syarat yang perlu dipenuhi sebelum membentuk pemerintahan.

"Untuk membentuk pemerintahan, kami akan segera berdiskusi dengan koalisi di Sabah dan Serawak. Demi memastikan stabilitas yang lebih baik, kami bersedia menerima pihak mana pun yang bersedia menerima prinsip peduli, bersih, dan stabil," ujarnya, terbuka untuk membentuk koalisi.

Kendati begitu, ia menegaskan pihaknya tidak akan berkoalisi dengan Pakatan Harapan (PH), yang dipimpin oleh Anwar Ibrahim.

Di sisi lain, setelah Muhyiddin mengklaim kemenangan, Anwar Ibrahim melakukan hal serupa.

Anwar mengatakan, sebagai blok terbesar, PH telah mendapatkan jumlah kursi yang dibutuhkan untuk membentuk pemerintahan. PH sendiri sejauh ini baru bisa mengamankan 81 kursi.

Anwar mengaku bahwa tidak ada satu pun partai politik yang melewati ambang batas 112 kursi di parlemen. Tetapi ia menyebut PH telah mendapatkan dukungan untuk membentuk koalisi demi mencapai mayoritas.

“Kami melakukan serangkaian pertemuan, dan hasilnya, kami mendapatkan mayoritas. Mayoritas berarti lebih dari 111," ucapnya.

“Partai nasional, partai daerah, saya kira tidak tepat sekarang (mengungkapnya), semua dokumen sudah kita siapkan tapi kita akan menghormati proses hukum untuk terlebih dahulu menyerahkan ke Yang di-Pertuan Agong,” tambah dia.

Walau demikian, Anwar enggan mengungkap jumlah kursi yang berhasil ia amankan.

“Yang penting dipahami, kita sudah melewati 112 kursi sekarang, yang penting oke? Terima kasih,” tegas Anwar.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Tinjau Situs Bersejarah

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:59

KPK Harus Berani Ungkap 'Borok' Sejumlah Forwarder di Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:40

Kalkulasi Strategis Akuisisi Rudal BrahMos

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:27

Gabungan Aliansi BEM Nasional Tolak Penunggangan Gerakan Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:57

Siapa Sebenarnya Pengkhianat?

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:40

Perlindungan Warga Sipil Papua Harus Berbasis Riset dan Demokrasi

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:20

Ini Pesan Panglima TNI kepada 1.737 Perwira Remaja yang Baru Dilantik

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:58

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Berikut Usulan Perpemindo ke KSP soal Penempatan PMI

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:01

Jembatan Pemikiran Frans Seda

Jumat, 26 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya