Berita

Ketua Umum Golkar yang juga Menko Perekonomian Airlangga Hartarto/Net

Politik

Airlangga Hartarto Optimis Muhammadiyah Mampu Berkiprah Lebih Besar dan Mendunia

SABTU, 19 NOVEMBER 2022 | 19:05 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto memberikan ucapan selamat Milad ke-110 untuk Muhammadiyah yang dirayakan pada Jumat (18/11). Airlangga menyebut, usia lebih dari satu abad Muhammadiyah, sudah memberikan kontribusi besar selama perjalanan Bangsa Indonesia.

Airlangga menuturkan, kader-kader Muhammadiyah bukan hanya ikut memerdekakan Indonesia, tetapi juga mampu mengisinya dengan kiprah-kiprah positif untuk masyarakat.

"Usia 110, adalah usia yang matang bagi Muhammadiyah. Saya optimistis Muhammadiyah mampu memberikan kiprah lebih besar dan lebih mendunia, terutama untuk dakwah Islam, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan," kata Airlangga dalam keterangan, Sabtu (19/11).


Bahkan, Airlangga menegaskan, kader-kader Muhammadiyah juga telah memberikan kontribusinya dalam bidang politik dan pemerintahan.

Ketum Golkar berharap, memasuki usia 110, Muhammadiyah tetap terus bersinergi dengan pemerintah untuk mencerdaskan bangsa, dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

"Selamat Milad Muhammadiyah, terus berkiprah untuk mencerdaskan masyarakat Indonesia," ujar Airlangga.

Airlangga juga menyampaikan ucapan selamat menggelar Muktamar ke-48 untuk Muhammadiyah. Pembukaan Muktamar ke-48 Muhammadiyah digelar di Solo, pada Sabtu pagi (19/11). Menurut Airlangga, Muhammadiyah adalah salah satu organisasi Islam terbesar yang dimiliki Indonesia dengan segudang prestasi dan kiprah.

Airlangga juga mengaku kader Muhammadiyah terbuka untuk bergandengan tangan bersama membangun Indonesia dengan berbagai pihak.

"Saya selaku Menko Perekonomian dan Ketua Umum Golkar, memberikan pujian untuk Muhammadiyah yang dengan kiprahnya, memberi kontribusi besar untuk Indonesia. Selamat ber-muktamar. Mari bersama memajukan Indonesia," tutur Airlangga.

Menko Perekonomian memastikan, seluruh kader Golkar siap bersinergi bersama Muhammadiyah, merealisasikan visi muktamar untuk memajukan bangsa dan negara Indonesia. Menurut Ketum Golkar, Muhammadiyah bukan hanya mampu berkiprah maksimal di dalam negeri. Bahkan, Muhammadiyah juga mulai memasuki dunia global dengan berbagai kebijakan dalam dakwah yang dilakukannya.

Airlangga berharap Muhammadiyah bisa terus bersinergi dengan pemerintah, terutama dalam menghadapi tantangan global kedepan. Terutama terkait tantangan arus globalisasi, revolusi teknologi informasi, serta ancaman berbagai krisis.

"Saya yakin, Muhammadiyah dengan kader-kader intelektualnya mampu berkontribusi untuk menjadi solusi dari berbagai ancaman yang akan datang. Terutama, potensi badai krisis pangan dan energi yang bisa mengancam Indoonesia," tutur Ketum Golkar.

Ia berharap, kepengurusan yang terpilih dari muktamar ke-48 tetap menjaga sinergi dan kerja sama dengan berbagai pihak, terutama pemerintah.

"Sekali lagi, saya ucapkan selamat Muktamar ke-48 Muhammadiyah, tetap berkhidmat untuk masyarakat, dan memajukan Islam yang moderat," sambung Airlangga.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya