Berita

Sesi kedua KTT APEC 2022 di Thailand pada Sabtu 19 November 2022/Net

Dunia

Hasilkan Deklarasi bersama, APEC Berkomitmen Mewujudkan Area Perdagangan Bebas Asia-Pasifik

SABTU, 19 NOVEMBER 2022 | 17:06 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Berakhirnya penyelenggaraan konferensi tingkat tinggi APEC 2022 di Thailand, ditandai dengan dikeluarkannya deklarasi bersama dan Bangkok Goals on Bio-Circular-Green Economy pada Sabtu (19/11).

Dipimpin oleh Perdana Menteri Thailand Prayut Chan-o-cha, KTT APEC ke 29 itu menghasilkan deklarasi yang menegaskan komitmen jangka panjang para Pemimpin APEC untuk mempromosikan pertumbuhan ekonomi yang kuat, seimbang, aman, berkelanjutan dan inklusif dalam mewujudkan Visi APEC Putrajaya.  

Sebagaimana yang tertulis dalam deklarasi, APEC berjanji akan menegakkan dan memperkuat sistem perdagangan multilateral berbasis aturan, terutama pada pada upaya organisasi untuk mewujudkan Area Perdagangan Bebas Asia-Pasifik.


Untuk menanggapi dan memitigasi dampak pandemi Covid-19, para pemimpin bertekad mencapai pemulihan ekonomi dan memperkuat sistem guna mempersiapkan krisis di masa depan.

Mereka juga menyadari bahwa diperlukan upaya yang lebih intensif untuk mengatasi tantangan hari ini seperti kenaikan inflasi, ketahanan pangan, perubahan iklim, dan bencana alam.

Selain menghasilkan deklarasi, para pemimpin juga berhasil menyatukan suara untuk mendukung Bangkok Goals on the Bio-Circular-Green (BCG), sebuah kerangka kerja komprehensif yang dibuat untuk memajukan pertumbuhan APEC yang berkelanjutan.

APEC berkomitmen untuk memajukan Bangkok Goals dengan cara yang berani, responsif dan komprehensif, melalui penggabungan komitmen yang sudah ada dengan komitmen baru yang lebih aspiratif.

Para pemimpin akan melangsungkan pertemuan berikutnya di KTT tahun depan dengan Amerika Serikat sebagai tuan rumahnya.

Selain itu, Peru juga mengajukan diri menjadi tuan rumah APEC pada tahun 2024, begitupula Korea Selatan yang bersedia menjamu para pemimpin di KTT tahun 2025.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Klaim Bahlil soal Energi Aman Patut Dipertanyakan

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:10

Kabut Perang Selimuti Wall Street, Nasdaq Jatuh Paling Dalam

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:09

Trump Perpanjang Jeda Serangan ke Iran

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:02

Tanpa Perencanaan, Pendatang Baru Berpotensi Jadi Beban

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:01

OJK Prediksi Sejumlah Bank Besar akan Naik Kelas ke KBMI IV pada 2026

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:45

Harga Emas Anjlok Tertekan Dolar AS dan Proyeksi Suku Bunga Tinggi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:34

Bursa Eropa Tumbang, Indeks STOXX 600 Dekati Fase Koreksi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:21

Pertama dalam Sejarah, Tanda Tangan Presiden Donald Trump akan Dicetak di Dolar AS

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:07

Ekonomi Indonesia: Makro Sehat, Mikro Sekarat

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:35

Bekas Kepala KSOP Belawan Jadi Tersangka Skandal PNBP

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:24

Selengkapnya