Berita

Koordinator Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (KomTak), Lieus Sungkharisma bersama Haris Rusli Moti dan Hatta Taliwang membesuk Alvin Lim di Lapas Salemba/Ist

Politik

Besuk Alvin Lim, Lieus Sungkharisma: Kesehatannya Menurun tapi Dia Tidak Mau Nyerah

SABTU, 19 NOVEMBER 2022 | 09:21 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Aktivis Tionghoa yang juga Koordinator Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (KomTak), Lieus Sungkharisma bersama dua aktivis pergerakan lainnya, yakni Haris Rusli Moti dan Hatta Taliwang membesuk advokat Alvin Lim yang ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Salemba, Jakarta Pusat, Jumat (18/11).

Menurut Lieus, kondisi kesehatan Alvin Lim yang ditahan kasus pemalsuan surat ini menurun.

“Meskipun kondisi kesehatannya selama di LP Salemba menurun, tapi dia tidak patah semangat. Tekadnya untuk menegakkan hukum secara benar dan adil di negeri ini benar-benar luar biasa. Dia tidak mau menyerah," kata Lieus dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (19/11).


Lieus menyebut, apa yang dialami Alvin Lim itu terjadi karena terlalu vokal menyurarakan ketidakberesan dalam penegakan hukum dengan menyebut Kejaksaan Agung sarang mafia.

“Kalau Alvin sebagai advokat diam saja, tidak menyuarakan ketidakberesan dalam penegakan hukum yang dia lihat dan dia alami, dia pasti aman,” ujar Lieus.

Sejak ditangkap, Alvin langsung ditahan di LP Salemba. Penangkapan paksa Alvin itulah yang disayangkan Lieus. Sebab, katanya, motivasi penangkapan itu bukan semata-mata karena kasus hukum yang dihadapi Alvin, tapi lebih karena didasari oleh ketersingungan para jaksa atas ucapannya.

“Itulah yang kita sayangkan. Seakan-akan lembaga kejaksaan itu 100 persen bersih dan tak boleh dikritik. Ini yang kita sesalkan," sesalnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Analisis di Balik Penerimaan Eksepsi Dokter Tifa

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:52

Legislator PDIP Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur Hulu Migas

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:34

Panglima TNI: Perang Narasi Salah Satu Ancaman Paling Berbahaya Saat Ini

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:17

PABPDSI Kawal Program Nasional Hingga ke Desa Lewat 8 Satgas Asta Cita

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:55

MBG dan Peluang Besar Bangun Ekonomi Desa

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:30

Pemerintah Buka Opsi Biayai Utang Proyek Whoosh Pakai Panda Bond

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:05

Korupsi Pakan Satwa Rp10,2 Miliar, DPR Minta Eks Dirut KBS Dihukum Berat

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:45

Lulus S2 Hukum, Mikael Saragih Ungkap PR Hukum Indonesia Tak Lagi soal Kekurangan UU

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:37

BEM Kristiani Se-Indonesia Desak Kejagung Segera Tangkap Febrie Adriansyah

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:16

Polri dan FBI Sepakat Perkuat Kerja Sama Penanganan Kejahatan Transnasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:03

Selengkapnya