Berita

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Penelitian dan Pengembangan Materiel (Litbangmat) Bom BNT-250 antara PT Dahana dengan Dinas Penelitian dan Pengembangan (Dislitbang) TNI AU, dan PT Sari Bahari di Kantor Dislitbang TNI AU, Bandung, Jumat, (18/11)/Ist

Pertahanan

Kolaborasi dengan Dislitbang TNI AU dan Sari Bahari, Dahana Bikin Bom BNT-250

JUMAT, 18 NOVEMBER 2022 | 22:54 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

PT Dahana menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Penelitian dan Pengembangan Materiel (Litbangmat) Bom BNT-250 dengan Dinas Penelitian dan Pengembangan (Dislitbang) TNI AU, dan PT Sari Bahari di Kantor Dislitbang TNI AU, Bandung, Jumat, (18/11).  

Penandatangan Litbangmat tersebut dilakukan oleh Kepala Dislitbangau Marsekal Pertama (TNI) Susanto, Direktur Utama PT Sari Bahari, Ricky Hendrik Egam, dan Direktur Teknologi dan pengembangan Dahana, Suhendra Yusuf RPN.

Suhendra menuturkan, kerja sama dengan Dislitbang TNI AU merupakan sebuah kerja sama yang strategis mengingat Dislitbang TNI AU berhubungan dengan pengguna akhir. Ia juga berharap, kerja sama ini tidak berhenti di Litbangmat, tapi turut mendukung Dahana untuk dapat memproduksi Bom BNT-250 secara massal.


“Kami harap dari sisi industri kita bisa masuk ke mass production. Saya beberapa kali bertemu dengan para peneliti, termasuk kepada BRIN yang mengatakan bahwa ending dari riset itu adalah produk, dimana industri yang harus melakukan produksi massal, disitulah peran dan posisi PT Dahana sebagai industri, Semoga saja apa yang kita niatkan, yang nantinya akan kita ikhtiarkan dalam rangka Litbangmat BNT 250 diridhoi oleh Allah SWT,” ujar Suhendra.

Suhendra menambahkan, pihaknya mengapresiasi Dislitbang TNI AU dan PT Sari Bahari, karena kerja sama dengan keduanya pernah sukses dalam memproduksi Bomb P Series yang diaplikasikan pada pesawat tempur yang dimiliki oleh TNI AU. Bomb P Series juga sempat menjadi perhatian pengunjung pameran Indo Defence Expo & Forum di Kemayoran pada tanggal 2-5 November 2022 lalu.

Sejak diresmikannya holding Industri Pertahanan DEFEND ID oleh Presiden Joko Widodo pada 22 April 2022 di Surabaya, Dahana sebagai anggota gencar melakukan berbagai kolaborasi dan kerjasama strategis untuk mewujudkan kemandirian Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) nasional. Dahana juga optimis dapat menjadi pemain penting di rantai pasok industri pertahanan global.

“Kami merupakan anggota DEFEND ID dengan lini kompetensi pada energetic material yaitu eksplosif, baik dari sisi manufacturing maupun jasa servicesnya. Besar harapan kami Litbangmat ini berjalan lancar dan sukses, sehingga dapat diproduksi massal dan akhirnya akan meningkatkan perekonomian nasional,” pungkas Suhendra.


Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya