Berita

Wakil Ketua Komnas HAM, Pramono Ubaid Tantowi/Net

Politik

Komnas HAM Minta Penyelenggara Pemilu Jangan Tutup Mata Potensi Konflik 2024

JUMAT, 18 NOVEMBER 2022 | 12:30 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pemilu Serentak 2024 yang digelar berhimpitan dengan Pilkada Serentak 2024 rawan memunculkan konflik di masyarakat.

Wakil Ketua Komnas HAM, Pramono Ubaid Tantowi menjelaskan, pihaknya mengamati perkembangan pelaksanaan pemilu-pemilu sebelumnya yang kerap menimbulkan konflik.

"Soal kekerasan secara masif mungkin sudah tidak ada lagi, katakanlah seperti Pemilu 97 atau bahkan 99 itu sampai ada orang meninggal karena konflik, bentrok," ujar Pramono kepada wartawan, Jumat (18/11).


Kini, potensi konflik di antara masyarakat sudah mulai berubah. Tidak lagi banyak dalam bentuk kekerasan fisik, melainkan konflik SARA hingga politisasi agama.

"Nah jadi kekerasan ini lebih ke arah verbal," tuturnya.

Pramono yang juga pernah menjabat sebagai Anggota KPU RI periode 2017-2022 ini menganggap konflik verbal melalui kanal media sosial harus dicegah oleh penyelenggara pemilu.

Menurutnya, kekerasan verbal tetap menyakitkan bagi yang berkonflik karena waktu pemulihannya cukup lama. Sehingga perlu bagi KPU maupun Bawaslu menyusun aturan main yang koperhensif guna mencegah konflik.

"Pada 2019 saja sampai sekarang kan tidak hilang (dampak konflik di masyarakat). Itu butuh waktu lama sekali untuk merekatkan harmoni sosial itu. Nah itu yang seharusnya tidak boleh," tandasnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Analisis di Balik Penerimaan Eksepsi Dokter Tifa

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:52

Legislator PDIP Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur Hulu Migas

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:34

Panglima TNI: Perang Narasi Salah Satu Ancaman Paling Berbahaya Saat Ini

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:17

PABPDSI Kawal Program Nasional Hingga ke Desa Lewat 8 Satgas Asta Cita

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:55

MBG dan Peluang Besar Bangun Ekonomi Desa

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:30

Pemerintah Buka Opsi Biayai Utang Proyek Whoosh Pakai Panda Bond

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:05

Korupsi Pakan Satwa Rp10,2 Miliar, DPR Minta Eks Dirut KBS Dihukum Berat

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:45

Lulus S2 Hukum, Mikael Saragih Ungkap PR Hukum Indonesia Tak Lagi soal Kekurangan UU

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:37

BEM Kristiani Se-Indonesia Desak Kejagung Segera Tangkap Febrie Adriansyah

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:16

Polri dan FBI Sepakat Perkuat Kerja Sama Penanganan Kejahatan Transnasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:03

Selengkapnya