Berita

Jurubicara Kedutaan Besar Nigeria di Doha, Kimiebi Ebienfa/Net

Dunia

Jelang Piala Dunia Qatar, Nigeria Beri Imbauan untuk Warganya

JUMAT, 18 NOVEMBER 2022 | 11:50 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Maraknya ancaman penipuan yang terjadi pada gelaran Piala Dunia, mendorong Kedutaan Besar Nigeria di Doha untuk memberikan imbauan tegas kepada warganya yang akan mengunjungi Qatar pekan ini.

Jurubicara Kedubes Nigeria, Kimiebi Ebienfa pada Jumat (18/11), memperingatkan warganya agar tidak menjadi korban penipuan dari oknum yang tidak bertanggung jawab terkait dengan Visa Hayya.

Ebienfa menegaskan jika visa khusus Piala Dunia atau Kartu Hayya hanya digunakan selama ajang sepak bola dunia itu berlangsung dan tidak dapat diubah menjadi kartu izin menetap atau bahkan bekerja di Qatar.


"Kedutaan Besar Nigeria ingin menyatakan dengan tegas bahwa visa khusus Piala Dunia yang disebut kartu Hayya dan izin masuk tidak dapat dan tidak akan diubah atau dialihkan ke visa atau izin kerja," tegasnya seperti dimuat This Day Live.

Selain terkait ancaman tersebut, Ebienfa juga mengimbau warga agar tetap menghormati budaya serta tidak melanggar hukum yang ada di Qatar.

"Kami sangat menyarankan agar para penggemar Nigeria yang bepergian untuk pesta sepak bola harus berusaha untuk mematuhi dan menghormati  hukum negara tuan rumah saat berada di Qatar," ujarnya.

Meski begitu, Ebienfa juga mengatakan jika Kedubes Nigeria menyambut para warganya yang datang ke Doha dengan bahagia dan mempersilakan mereka menikmati pengalaman terbaik di Piala Dunia FIFA Qatar 2022.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya