Berita

Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dan Cawapres Nasdem Anies Baswedan/Net

Politik

Nasdem Jangan Asal Bicara Soal Cawapres Anies, Harus Jaga Perasaan Demokrat dan PKS

JUMAT, 18 NOVEMBER 2022 | 10:05 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Nasdem harus berhati-hati dalam mengeluarkan pernyataan tentang siapa calon pendamping untuk Anies Baswedan. Nasdem harus ingat bahwa pengusungan Anies Baswedan tidak bisa dilakukan sendirian.

Pendiri Jaringan Nusantara Aam Sapulete mengingatkan agar Nasdem menjaga perasaan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat yang menjadi penentu Anies Rasyid Baswedan bisa maju sebagai capres pada Pilpres 2024.

"Tidak melarang untuk bicara atau mengeluarkan pendapat, tapi Nasdem hendaknya bisa menjaga perasaan kader-kader Demokrat dan PKS ketika memberikan pernyataan di media, bersafari sosial atau bersafari politik ketika menemui rakyat atau elite politik," katanya kepada redaksi, Jumat (18/11).


Aam mengingatkan bahwa pencalonan Anies Baswedan masih dalam proses pembahasan di antara Nasdem, Demokrat, dan PKS. Prosesnya masih panjang dan penuh godaan serta gangguan.

“Hendaknya Nasdem bisa menjaga perasaan kader-kader Demokrat dan PKS agar Anies Rasyid Baswedan sukses menjadi Capres 2024,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Aam meminta ketiga partai itu untuk tidak menjalankan politik transaksional dalam menentukan siapa pendamping Anies Baswedan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya