Berita

Kepala Badan Intelijen Negara (Kabin) Budi Gunawan/Net

Politik

Budi Gunawan Bisa jadi Kuda Hitam Capres dari PDIP

KAMIS, 17 NOVEMBER 2022 | 16:14 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Dinamika penentuan capres dari PDI Perjuangan menarik untuk didalami. Komunikolog politik nasional Tamil Selvan melihat saat ini internal PDIP termasuk Ketua Umum Megawati Soekarnoputri mengalami kegamangan.

“Sebab dinamika ini bukan hanya soal siapa capres dari PDIP, tapi lebih kepada bagaimana menjaga eksistensi trah Soekarno sebagai pimpinan tertinggi PDIP,” kata Tamil kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (17/11).

Tamil melihat, bahwa formula yang disiapkan oleh PDIP ketika mendapatkan posisi capres maka disodorkan Puan Maharani, sementara jika porsinya adalah cawapres calonnya adalah Ganjar.


Namun menurut Tamil, poin utama saat ini bagaimana meyakinkan Megawati bahwa tongkat estafet ketum PDIP bisa landing dengan baik, walaupun Puan tidak maju dalam kontestasi pilpres 2024. Inilah, yang menurut Tamil keraguan Megawati pada diri Ganjar dalam posisi itu.

“Saya melihat Budi Gunawan menjadi kuda hitam bagi PDIP. Disatu sisi, kedekatan Budi Gunawan dengan Megawati sudah menjadi rahasia umum, dan disisi politik eksternal, Budi Gunawan tidak memiliki resistensi politik terhadap calon-calon yang saat ini diusung sebagai capres,” beber Tamil.

Dengan begitu, bargaining position dalam menjaga eksistensi dan soliditas PDIP, besar kemungkinan Megawati akan mengusung Budi Gunawan.

“Hal ini akan mencegah bentrok antar kader pendukung yang hanya akan melemahkan posisi PDIP dalam kontestasi antar partai,” demikian Tamil.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya