Berita

Lubang di luar stadion Lusail, Qatar yang ditemukan pada Rabu (16/11)/@Sportbible

Dunia

Lubang Berbahaya Ditemukan di Luar Stadion Piala Dunia Qatar yang Baru Dibangun Seharga Rp 17 Triliun

KAMIS, 17 NOVEMBER 2022 | 12:48 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sebuah video viral menunjukkan adanya lubang besar dan berbahaya di luar stadion Lusail milik Qatar yang akan digunakan untuk final Piala Dunia FIFA pekan ini.

Penemuan lubang tersebut sangat mencengangkan, lantaran lapangan baru yang dibangun dengan biaya 1,1 miliar dolar AS atau setara dengan Rp 17 triliun itu masih memiliki potensi bahaya bagi para pengunjung.

Ungahan video di diposting oleh seorang jurnalis dan Produser multimedia, Mohammad Saleh yang mengindikasikan jika lubang tersebut muncul karena lempengan beton yang rapuh hingga runtuh.


Dalam videonya, saleh juga berpura-pura jatuh ke dalam lubang, yang tampak tidak memiliki garis pengaman di sekitarnya.

Klip video tersebut kemudian dibagikan pada Rabu (16/11) oleh SPORTBible dan mendapat tanggapan beragam dari penggemar sepak bola.

"Tidak cukup membunuh membangun stadion, jadi memasang beberapa jebakan juga," komentar seorang pengguna Instagram seperti dimuat Daily Mail.

"Bangunan berkualitas. Bahkan mungkin menemukan beberapa mayat terkubur di sana," jawab penggemar lainya.

Komentar itu merujuk pada kasus tewasnya beberapa pekerja migran di Qatar dalam beberapa tahun terakhir.

Meskipun jumlah pasti kematian masih diperdebatkan, Investigasi Sportsmail melaporkan bahwa terdapat 2.823 orang asing usia kerja meninggal dengan alasan yang tidak dapat dijelaskan sejak negara Teluk itu memenangkan turnamen pada 2011.

Komite Tertinggi dan panitia penyelenggara turnamen Qatar bersikeras hanya tiga orang yang tewas di tempat saat membangun stadion, dan bukan di Lusail.

Selain dibangun dengan harga fantastis, Stadion Lusail milik Qatar Football Association, itu juga memiliki kapasitas terbersar yakni 80 ribu kursi yang akan digunakan di Piala Dunia pada 18 Desember mendatang.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Klaim Bahlil soal Energi Aman Patut Dipertanyakan

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:10

Kabut Perang Selimuti Wall Street, Nasdaq Jatuh Paling Dalam

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:09

Trump Perpanjang Jeda Serangan ke Iran

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:02

Tanpa Perencanaan, Pendatang Baru Berpotensi Jadi Beban

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:01

OJK Prediksi Sejumlah Bank Besar akan Naik Kelas ke KBMI IV pada 2026

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:45

Harga Emas Anjlok Tertekan Dolar AS dan Proyeksi Suku Bunga Tinggi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:34

Bursa Eropa Tumbang, Indeks STOXX 600 Dekati Fase Koreksi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:21

Pertama dalam Sejarah, Tanda Tangan Presiden Donald Trump akan Dicetak di Dolar AS

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:07

Ekonomi Indonesia: Makro Sehat, Mikro Sekarat

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:35

Bekas Kepala KSOP Belawan Jadi Tersangka Skandal PNBP

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:24

Selengkapnya