Berita

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo resmi menutup Presidensi G20 di Bali, Indonesia/Repro

Politik

KTT G20 Sukses, Indonesia Makin Penting di Mata Dunia

RABU, 16 NOVEMBER 2022 | 15:34 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Forum Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang berlangsung selama dua hari di Bali resmi ditutup oleh Presiden Joko Widodo, Rabu (16/11).

Selain acara inti pada 15-16 November, rangkaian Presidensi G20 sudah berlangsung sejak setahun lalu, tepatnya pada Oktober 2021.

Penyelenggaraan KTT G20 menujukkan bahwa meski dalam situasi yang genting karena pandemi, Indonesia tetap mampu melaksanakan forum kerja sama multirateral yang terdiri dari 19 negara utama dan Uni Eropa (UE).


Anggota Komisi XI DPR RI, I Gusti Agung Rai Wirajaya mengapresiasi tingginya antusiasme kepala negara dan kepala pemerintahan G20 hadir ke Bali.

Kesuksesan G20 menjadi bukti nyata bahwa Presiden Jokowi diterima dengan baik dalam forum internasional. Menurutnya, G20 juga memberikan dampak besar, tidak hanya pada bidang perekonomian, namun bidang lainnya dan meningkatkan posisi tawar Indonesia di forum global.

“Dengan kepemimpinan Presiden Jokowi, Indonesia dianggap lebih penting oleh negara-negara lain, terutama G20,” kata Gusti Agung.

Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan, dari sisi substansi, pihaknya telah berhasil menggelar 6 kali pertemuan G20 Employment Working Group (EWG).

Hasil pembahasan forum EWG kemudian menjadi bahan pembahasan G20 Labour and Employment Ministers Meeting (LEMM) yang menghasilkan 5 dokumen penting.

"Keseluruhan isu yang kita bahas dan kita sepakati merupakan upaya dalam mewujudkan Improving the Employment Condition to Recover Together. Sehingga tema tersebut sejalan dengan tema Presidensi G20 Indonesia," kata Ida Fauziyah.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Analisis di Balik Penerimaan Eksepsi Dokter Tifa

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:52

Legislator PDIP Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur Hulu Migas

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:34

Panglima TNI: Perang Narasi Salah Satu Ancaman Paling Berbahaya Saat Ini

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:17

PABPDSI Kawal Program Nasional Hingga ke Desa Lewat 8 Satgas Asta Cita

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:55

MBG dan Peluang Besar Bangun Ekonomi Desa

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:30

Pemerintah Buka Opsi Biayai Utang Proyek Whoosh Pakai Panda Bond

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:05

Korupsi Pakan Satwa Rp10,2 Miliar, DPR Minta Eks Dirut KBS Dihukum Berat

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:45

Lulus S2 Hukum, Mikael Saragih Ungkap PR Hukum Indonesia Tak Lagi soal Kekurangan UU

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:37

BEM Kristiani Se-Indonesia Desak Kejagung Segera Tangkap Febrie Adriansyah

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:16

Polri dan FBI Sepakat Perkuat Kerja Sama Penanganan Kejahatan Transnasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:03

Selengkapnya