Berita

Kapal militer Inggris/Net

Dunia

Waspada Ancaman Militer Rusia, Inggris Pesan Lima Kapal Angkatan Laut Baru Seharga Rp 76 Triliun

SELASA, 15 NOVEMBER 2022 | 21:41 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Peningkatan kekuatan militer Rusia di Ukraina, telah mengancam keamanan banyak negara di sekitarnya, termasuk Inggris.

Merespon hal tersebut, Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak pada Selasa (15/11) mengumumkan anggaran militer senilai 4,9 miliar dolar AS atau setara dengan Rp 76 triliun untuk pembelian lima kapal Angkatan Laut baru.  

Sunak mengklaim kebijakan itu diambil untuk meningkatkan kekuatan militernya dan mengantisipasi potensi serangan Rusia ke negaranya.


"Inggris dan sekutu mengambil langkah untuk meningkatkan keamanan mereka dalam menghadapi meningkatnya ancaman Rusia," kata Sunak seperti dimuat Al Arabiya.

Selain ikut membantu Ukraina dalam perang, Sunak menilai sangat perlu bagi negaranya untuk melindungi diri sendiri termasuk dengan penambahan kapal perang.

Tiga kapal yang telah dipesan sebelumnya sedang dalam proses pembuatan, sementara kedelapan fregat diharapkan selesai pada pertengahan 2030-an.

Pengumuman disinyalir akan digunakan Sunak untuk menekan Rusia karena disebarluaskan bersamaan dengan kunjungan keduanya ke Bali untuk mengikuti KTT G20.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Klaim Bahlil soal Energi Aman Patut Dipertanyakan

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:10

Kabut Perang Selimuti Wall Street, Nasdaq Jatuh Paling Dalam

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:09

Trump Perpanjang Jeda Serangan ke Iran

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:02

Tanpa Perencanaan, Pendatang Baru Berpotensi Jadi Beban

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:01

OJK Prediksi Sejumlah Bank Besar akan Naik Kelas ke KBMI IV pada 2026

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:45

Harga Emas Anjlok Tertekan Dolar AS dan Proyeksi Suku Bunga Tinggi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:34

Bursa Eropa Tumbang, Indeks STOXX 600 Dekati Fase Koreksi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:21

Pertama dalam Sejarah, Tanda Tangan Presiden Donald Trump akan Dicetak di Dolar AS

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:07

Ekonomi Indonesia: Makro Sehat, Mikro Sekarat

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:35

Bekas Kepala KSOP Belawan Jadi Tersangka Skandal PNBP

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:24

Selengkapnya