Berita

Anies Baswedan-Budi Gunawan/RMOL

Politik

Duet Anies-Budi Gunawan, Seperti Pasangan Ronald Reagen-Goerge Bush Senior

SELASA, 15 NOVEMBER 2022 | 15:17 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Siapa sosok pendamping Anies Baswedan sebagai cawapres hingga saat ini masih teka teki dan menjadi perbincangan.

Wartawan senior, Kisman Latumakulita beranggapan, Anies sangat cocok bila berpasangan dengan Kepala Badan Intelijen Negara (Kabin) Jenderal (Purn) Budi Gunawan.

“Budi Gunawan sangat layak dan pantas untuk dijodohkan menjadi bakal calon wakil presiden dari Anies Baswedan. Kapasitas dan kapabiltas sangat baik sebagai tokoh bangsa. Budi Gunawan Suskes menjadi negarawan yang teruji mengabdi kepada bangsa Indonesia,” kata Kisman dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (15/11).


Pasangan ini, kata Kisman, mengingatkan pada duet presiden dan wakil presiden Amerika Serikat ke-40 Ronald Reagen-Goerge Bush Senior.

“Bush adalah mantan Kepala Central Intelligence Agency (CIA). Pasangan Reagen-Bush sangat sukses ketika memimpin Amerika selama dua priode,” ujar Kisman.

Menurut Kisman, duet Anies-Budi Gunawan merupakan formula yang pas untuk menjaga dan mempertahankan keutuhan bangsa Indonesia. Sebab, Anies Baswean-Budi Gunawan dapat mengakhiri keterbelahan sosial masyarakat yang masih terasa sampai hari ini.

Selain itu, Kisman menambahkan, pasangan Anies-Budi Gunawan juga bisa membawa Indonesia bersaing dengan bangsa-bangsa lain di panggung kelas dunia. Apalagi menghadapi resesi ekonomi yang melanda dunia hari ini, dan telah masuk di halaman tengah rumah besar bangsa Indonesia, sangat membutuhkan pasangan capres-cawapres yang punya kemampuan di atas rata-rata normal.

“Butuh capres-cawapres yang punya kemampuan komunikasi dan diplomasi kelas dunia dan terukur. Itu hanya ada pada pasangan Anies-Budi Gunawan,” ujar dia.

Lebih dalam menurut Kisman, Budi Gunawan memiliki kedekatan yang sangat mumpuni dengan Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri. Dukungan politik untuk Budi Gunawan, menurut Kisman, bukan hanya dari PDI-P saja.

“Sebab sebagai orang menjabat Kepala BIN selama enam tahun lebih, Budi Gunawan tentu punya kaki dan tangan dimana-mana. Mungkin juga di kalangan partai politik selain PDI-P. Bahkan diperkirakan Budi Gunawan masih punya pengaruh yang sangat kuat di kalangan Kepolisian dan TNI,” ungkap dia.

Tak hanya itu, masih kata Kisman, pensiunan polisi bintang empat itu diperkirakan juga masih punya pengaruh kuat di kementerian dan lembaga-lembaga negara.

“Bahkan termasuk di kalangan pejabat Badan Usaha Milik Negara (BUMN), para gubernur dan bupati-walikota. Semua ini tentu menjadi modal dan kekuatan Budi Gunawan untuk berpasangan dengan Anies Baswedan sebagai cawapres. Jika demikian, maka pasangan Anies-Budi Gunawan hampir pasti bakal menang jika berhadap-hadapan dengan pasangan capres-cawapres manapun,” demikian Kisman.


Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya