Berita

Presiden AS Joe Biden dan Presiden China Xi Jinping menggelar pertemuan bilateral di Bali, Indonesia pada 14 November 2022/Net

Dunia

Akhirnya Bertemu di Bali, Joe Biden-Xi Jinping Siap Perbaiki Hubungan AS-China

SENIN, 14 NOVEMBER 2022 | 17:52 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dan Presiden China Xi Jinping akhirnya melakukan pertemuan bilateral untuk pertama kalinya sejak 2019.

Keduanya bertemu sebelum Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Nusa Dua, Bali pada Senin (14/11). Ini adalah pertemuan keduanya sejak Biden menjabat pada awal 2021, meski telah dilakukan lima pertukaran telepon dan video dengan Xi.

"Sebagai pemimpin dua bangsa, kita punya tanggung jawab untuk menunjukkan bahwa China dan AS bisa mengatur perbedaan, mencegah kompetisi menjadi konflik, dan mencari jalan untuk berbagai isu dan kerjasama," ujar Biden.


Untuk itu, Biden menyebut, seperti yang diharapkan oleh dunia, China dan AS harus mengambil peranan kunci dalam mengatasi berbagai tantangan global, seperti iklim dan ketahanan pangan.

"Jadi Presiden Xi, saya menunggu untuk dialog yang terbuka dan jujur. Terima kasih atas kesempatannya," lanjut Biden.

Pada gilirannya, Xi menyampaikan rasa senangnya kembali bertemu dengan Biden. Ia kemudian menyebut pertemuan pertama mereka di Davos selama World Economic Forum (WEF) pada 2017. Namun sejak Biden menjabat, ini menjadi pertemuan pertama keduanya.

"Sebagai pemimpin dari dua negara besar, kita harus mengambil langkah yang tepat untuk hubungan China dan AS. Kita perlu menemukan arah yang benar agar hubungan bilateral kedua negara dapat terus maju dan meningkat," jelas Xi.

Di tengah situasi global yang menantang seperti saat ini, Xi juga menyebut dunia mengharapkan agar China dan AS dapat menangani hubungan keduanya dengan baik. Sehingga pertemuan ini menjadi perhatian dunia.

"Saya menantikan kerja bersama Anda, Pak Presiden, untuk membawa hubungan China dan AS yang sehat dan stabil," lanjut Xi.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya