Berita

Aparat kepolisian berjaga di perbatasan antar dua kampung yang bentrok di Maluku Tenggara/Net

Nusantara

Bentrok Dua Kampung di Maluku Utara, 27 Warga Luka Terkena Panah

MINGGU, 13 NOVEMBER 2022 | 15:29 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Dua kampung yaitu Desa Bombay dan Desa Elath di Kecamatan Kei Besar, Kabupaten Maluku Tenggara terlibat bentrok pada Sabtu pagi (12/11).

Dari informasi yang dihimpun Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (13/11) bentrokan dipicu akibat saling klaim kepemilikan lahan adat di wilayah perbatasan Desa Elath.

Akibat bentrokan itu, warga kedua kampung terluka, mayoritas terkena anak panah.


Adapun warga yang terluka dari kampung Bombay berjumlah tujuh orang. Mereka adalah Urbanus, Wawan Kabinubun, Beneriktus Yeuyanan, Adrianus Wenehen, Thomas Lasol, Wilibrodus Lasol dan Remegius Sangur.

Sementara warga dari kampung Elath yang terluka sebanyak 20 orang. Mereka adalah, Sundari Suatkap, Riaku Serang, Ahmad Rifai Sarkol,  Jamaluddin Suat, Asri Ibrahim, Sahabuddin Rahaleb, Abusalam Suatrean, Suryadi Sanmas, Abu bakar Rahaleb.

Kemudian, Ahmad Rumra, Safaridin Banyal, Usman Alfi Reli, Amir Rahaleb, Hafiz Lakuy, Dikan Suat, Iman Abean, Rais Suatkab, Udin Renhoran dan Rizal Rumluan.

Sampai saat ini, para korban masih mendapatkan perawatan. Untuk korban dari warga kampung Bombay di RSUD Karel Sadsitubun Langgur, sementara korban dari kampung Elath dilarikan ke RSUD Maren Tual.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya