Berita

Presiden Joko Widodo bersama dengan pemimpin ASEAN dan India dalam KTT ke-19 di Kamboja pada Sabtu (12/11)/Net

Dunia

Jokowi Harap Kerjasama ASEAN-India Mampu Ciptakan Stabilitas dan Kemakmuran Indo-Pasifik

MINGGU, 13 NOVEMBER 2022 | 06:55 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Di tengah banyaknya krisis yang melanda dunia saat ini, diharapkan kerjasama yang terjalin dengan ASEAN selama 30 tahun terakhir mampu menghadirkan stabilitas dan kemakmuran, khususnya di kawasan Indo-Pasifik.

Itulah yang disampaikan Presiden Joko Widodo kepada para pemimpin ASEAN dan Wakil Presiden India Jagdeep Dhankhar selama mengikuti KTT ASEAN-India ke 19 di Hotel Sokha, Phnom Penh, Sabtu (12/11).

Presiden menilai Indo-Pasifik sebagai kawasan strategis dan tak luput dari rivalitas. Jika tidak dijaga maka rentan menimbulkan konflik terbuka yang akan berdampak pada negara-negara lainnya.


Untuk itu, Jokowi mengusulkan agar ASEAN dan India memiliki kerjasama yang konkrit agar mampu menghadirkan stabilitas serta membawa kemakmuran pada kawasan tersebut.

Bersamaan dengan itu, Presiden RI juga mengundang India dalam Indo-Pacific Infrastructure Forum yang akan diadakan tahun depan saat Indonesia menjadi ketua ASEAN.

Masih dalam upaya meningkatkan stabilitas dan kemakmuran kawasan, Jokowi menyoroti isu lainnya seperti kesehatan dan ketahanan pangan yang sangat mungkin diimplementasikan dalam kerjasama ASEAN dan India.

Di bidang kesehatan, Jokowi mengimbau agar rantai pasok bahan obat-obatan antara ASEAN dan India jangan sampai terputus.

"Kerja sama kesehatan termasuk kerja sama di bidang pengadaan bahan baku obat dan obat-obatan,” ujarnya.

Untuk mempertahankan pasokan pangan kawasan, Jokowi mendorong agar ASEAN dan India dapat bekerjasama agar krisis pupuk tidak terjadi.

Sebab, mengutip laporan Global Crisis Response Group, Presiden mengatakan jika krisis pupuk akan berdampak pada produksi beras tahun depan dan mempengaruhi lebih dari 3 miliar orang.

ASEAN dan India harus menjadi pendorong agar krisis pupuk dapat dihindari," tegasnya.

Rangkaian acara KTT ASEAN dengan India dilakukan setelah pertemuan KTT ASEAN Plus Three di tempat yang sama.

Kehadiran Presiden Jokowi dalam KTT didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya