Berita

Adhie Massardi dalam peluncuran antologi puisi Pengantar Pergantian Kekuasaan/RMOL

Politik

PENGANTAR PERGANTIAN KEKUASAAN

Sekapur Sirih Amien Rais: Adhie Massardi Istiqomah Membuat Gusar Rezim

JUMAT, 11 NOVEMBER 2022 | 15:56 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Antologi puisi Pengantar Pergantian Kekuasaan menjadi jejak konsistensi Adhie Massardi sebagai seorang wartawan senior sekaligus intelektual kampus yang terus menyuarakan perjuangan demokrasi, sebuah kata yang kini hampir tinggal nama.

Melalui antologi puisi terbitan Booknesia (RMOLNetwork) setebal 254 halaman, Adhie Massardi tetap istiqomah memperjuangkan demokrasi yang sesungguhnya, demokrasi yang bukan hanya berisi otoritarianisme.

Demikian disampaikan tokoh politik nasional, Amien Rais memberikan pengantarnya dalam antologi puisi Pengantar Pergantian Kekuasaan yang telah diluncurkan di Jaya Suprana School of Performing Arts, Mall of Indonesia, Jakarta Utara, Kamis (10/11).


"Sajak-sajak dalam buku kumpulan puisi Pengantar Pergantian Kekuasaan ini ditulis oleh wartawan yang sangat paham hakikat kekuasaan yang sering melahirkan: ketakaburan; demi kekuasaan harus berbohong dan berjanji kosong; hak-hak rakyat diinjak-injak demi sujud di depan cukong," kata Amien Rais.

Mayoritas sajaknya, kata Amien Rais, kian menunjukkan keistiqomahan Adhie Massardi yang pernah berada di jantung kekuasaan di era Presiden Andurrahman Wahid atau Gus Dur.

Mulai dari "Pada Sebuah Revolusi" (1998), "Aku Ingin Menulis Puisi yang Bisa Berantas Korupsi" (2012), "Anak-anak Revolusi" (2014), "Sajak Para Cendekiawan" (2012), dan "Berhentilah Memborgol Teman-teman Saya" (2020).

"Yang membuat gusar rezim , saya kira, adalah baris-baris 'anak-anak memang harus turun ke jalan karena di sanalah mereka tentukan masa depan' (sajak Berhentilah Memborgol Teman-teman Saya). Maksudnya, People Power Jilid II?" ujar Amien.

"Bravo! Mas Adhie," demikian Amien Rais.

Antologi puisi "Pengantar Pergantian Kekuasaan" diluncurkan di Jaya Suprana School of Performing Arts, Mall of Indonesia, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis sore (10/11).

Selain Amien Rais, tokoh politik nasional lainnya turut hadir, di antaranya Gatot Nurmantyo, Priyo Budi Santoso, Bachtiar Chamsyah, Jumhur Hidayat, Ubeidillah Badrun, Arief Puyouno, Suryo Prabowo, Refly Harun hingga Kak Seto.

Antologi puisi ini diterbitkan Booknesia dengan berisi 120 sajak karya mantan Jurubicara Presiden Gus Dur ini.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Sita Aset Rp22 Miliar Milik Anwar Sadad, Mulai Rumah hingga SPBE

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:42

UPDATE

OIKN Siapkan Rangkaian Prosesi Penghormatan dan Pemakaman Troy Pantouw

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:25

Tugu Koperasi Tasikmalaya Direvitalisasi Jadi Cagar Budaya Nasional

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:18

BMKG Minta Masyarakat Waspadai Gelombang Tinggi di Beberapa Perairan Indonesia

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:11

Lesley Simpson Racik Drama Psikologis Bunga di Tepi Jurang

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:05

Indonesia Harus Terdepan Gerakkan Dunia Internasional Selamatkan Gaza

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:00

SMRC Catat Kepuasan Publik terhadap Prabowo Turun 30 Persen

Minggu, 26 Juli 2026 | 13:58

Mantri BRI Jangkau Masyarakat Pegunungan Toraja Utara Hadirkan Layanan Perbankan

Minggu, 26 Juli 2026 | 13:28

Sudaryono Jangan Sesatkan Publik soal Mitos Telur Penyebab Bisul

Minggu, 26 Juli 2026 | 13:19

KPK Usut Dugaan Suap ke Pejabat Pemkot Bengkulu

Minggu, 26 Juli 2026 | 13:12

Kemenkes Perluas Skrining HIV, Putus Rantai Penularan di Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 12:42

Selengkapnya