Berita

Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh/RMOL

Politik

Surya Paloh: Jawaban Jujur Saya, Jokowi Adalah Presiden Partai Nasdem

JUMAT, 11 NOVEMBER 2022 | 15:55 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Isu keretakan hubungan antara Partai Nasdem dengan Presiden Joko Widodo usai pendeklarasian Anies Baswedan sebagai calon presiden ditanggapi serius oleh Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh.

Dalam kesempatan HUT ke-11 Partai Nasdem yang digelar di JCC, Senayan, Surya Paloh membahas hubungan itu di hadapan para kadernya. Dia menjelaskan bahwa dirinya turut mendengar kabar yang menyebut ada keretakan antara Nasdem dengan Jokowi.

Kepada para kader, Surya Paloh lantas menegaskan kembali posisi partainya dengan memberi sebuah pertanyaan retoris.


“Apa memang Nasdem bukan koalisi pemerintah? Ini pertanyaan-pertanyaan. Kita ingin beri jawaban lip service atau kejujuran hati? Nah. Kalau beri jawaban lip service beda dengan kejujuran hati,” katanya saat memberikan sambutan, Jumat (11/11).

Menurutnya, Nasdem harus tetap menjaga kejujuran dirinya. Sebagaimana bawa misi perubahan restorasi bangsa ini. Atas alasan itu, dia ingin memberi jawaban jujur tentang hubungan Nasdem dengan Jokowi.

Dengan tegas, Surya Paloh mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo merupakan presiden yang diangkat dari Partai Nasdem dan Nasdem konsisten bersahabat dengan Jokowi.

"Jawaban jujur adalah saya anggap Presiden Jokowi adalah presiden Partai Nasdem. Presiden Jokowi sahabat yang saya harapkan konsisten dalam jaga terminologi arti sesungguhnya dari persahabatan. Persahabatan dalam terminologi yang kita pahami adalah terima segala kekurangan dan kelebihan sahabat,” katanya.

Surya Paloh mengatakan Nasdem masih berada di koalisi pemerintah di bawah Presiden Joko Widodo, sehingga jika ada anggapan Jokowi dan dirinya kurang harmonis, maka pihaknya menilai hal itu dikarenakan ada yang mau mengusik hubungan Jokowi dengan Nasdem

"Jadi kalau ada yang coba usik. Framing kita, Jokowi emoh pada Nasdem, itulah framing yang dilakukan Jokowi itu tak suka Nasdem, itu pasti menurut saya upaya-upaya yang dilakukan secara sistemik dan sengaja untuk merusak hubungan yang sudah terjaga sedemikian rupa,” katanya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Setelah 19 Kapolda Berganti, Apa yang Berubah bagi Masyarakat?

Selasa, 06 Oktober 2026 | 06:19

King Indo Sah Jadi Raja ASEAN Usai Geprek Thailand 4-2

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:54

Jika Gugatan Denny Indrayana Cs Diterima MK Tak Otomatis Gibran Lengser

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:33

Ada Beking Politik, Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Jaksinema Bakal Jadi Mesin Baru Ekonomi Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:55

Bonus Timnas Indonesia Diatur Ketum PSSI

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:38

Nasib Gibran di Tangan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:19

Tak Mudah Pecat Gibran Meski Gugatan Denny Indrayana Cs Dikabulkan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:28

Festival Indonesia 2026 Perkuat Diplomasi Budaya Jakarta-Seoul

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:03

Jakarta Butuh Regulasi Parkir Valet

Selasa, 06 Oktober 2026 | 02:23

Selengkapnya