Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Bagi Nasdem, Jokowi Sebagai Negarawan Sah-sah Saja Bilang "Jatah Prabowo"

JUMAT, 11 NOVEMBER 2022 | 13:57 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Presiden Joko Widodo merupakan sosok negarawan. Sehingga wajar jika dia memberi dukungan kepada siapa saja tokoh yang meminta dukungan untuk menghadapi Pilpres 2024 mendatang.

Begitu penilaian Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Ahmad Ali menanggapi pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyebut setelah dirinya presiden adalah jatah untuk Prabowo Subianto.

"Ya manusiawi. Sebagai seorang negarawan, siapapun yang meminta dukungan pasti didukung oleh beliau,” kata Ahmad Ali di JCC Senayan, Jumat (11/11).


Namun demikian, Ahmad Ali enggan menjawab saat ditanya soal sikap Jokowi yang dianggap kurang etis lantaran menyatakan dukungan kepada calon tertentu.

"Saya ndak mengomentari itu. Tapi sebagai seorang negarawan, sah-sah saja. Dia juga tidak punya hak untuk melarang orang untuk maju kok,” katanya.

Terlepas dari itu, Ahmad Ali memastikan Nasdem tidak kebakaran jenggot dengan pernyataan Jokowi tersebut. Alasannya, karena Nasdem masih setia memberi dukungan pada Jokowi.

“Kami kenapa harus panas? Wong kami mendukung Pak Jokowi kok,” tutupnya.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Brimob Polda Metro Jaya Bubarkan Balap Liar di Pulogadung

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:17

Istana Ungkap Cadangan Beras di Bulog Tembus 5,3 Juta Ton

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:04

Kasasi Bisa Perjelas Vonis Banding Luhur Ditambah Beban Uang Pengganti

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:45

Putusan MK soal IKN Dianggap Beri Kepastian Hukum

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:39

“Suamiku Lukaku” Angkat Luka Perempuan Korban KDRT

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Prabowo Minta Pindad Rancang Mobil Presiden Khusus untuk Sapa Rakyat

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Penyederhanaan Sistem Partai Tak Harus dengan Threshold Tinggi

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:10

Nasabah PNM Denpasar Sukses Ubah Sampah Pantai jadi Cuan

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:59

Hukum yang Layu: Saat Keadilan Kehilangan Hati Nurani

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:43

Andrianto Andri: Tokoh Sumatera Harus Jadi Cawapres 2029

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:11

Selengkapnya