Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Nusantara

Jokowi Dinilai Beri Ruang Kreasi Bagi Generasi Muda

KAMIS, 10 NOVEMBER 2022 | 23:01 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Sebagai generasi penerus peradaban, pemuda memiliki peran yang signifikan dalam menentukan arah hidup bangsa ke depan. Itu sebabnya Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) memberikan ruang yang sangat besar kepada para pemuda Indonesia untuk mengembangkan kreativitasnya.

Hal ini diakui oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Provinsi Bengkulu, Atisar Sulaiman. Menurutnya pemerintah telah menunjukkan komitmen yang kuat dalam meningkatkan kualitas sumber daya pemuda, termasuk dari segi pembinaan.

“Dari segi pembinaan pemuda, termasuk organisasi kepemudaan sudah sangat baik. Banyak pemuda Indonesia sekarang yang kreatif dan inovatif. Apalagi pemerintah memberi ruang yang sangat luas, terutama di sektor UMKM,” kata Atisar dalam keterangan tertulis, Kamis (10/11).


Namun di sisi lain, Atisar juga mengingatkan agar pemuda tidak lengah dengan perkembangan zaman yang begitu cepat. Dia berharap pemuda Indonesia memiliki nalar yang baik dalam menangkap setiap peluang dan beradaptasi dengan perkembangan yang terus terjadi.

Apalagi di era digital, sambungnya, pengaruh negatif maupun pengaruh positif begitu mudah diakses oleh pemuda. Itu sebabnya diperlukan kepekaan pemuda dalam menyaring setiap informasi yang didapat melalui media sosial agar tidak terpapar oleh pengaruh negatif.

“Pemuda jangan lengah dengan kondisi yang ada sekarang. Meski sudah cukup perhatian pemerintah, namun sekali lagi pemuda jangan lengah dengan itu karena persaingan ke depan semakin ketat di era digital. Jika lengah, pemuda jadi pemalas dan pengaruh negatif dari media semakin mudah masuk,” sebutnya.

“Pemuda harus diberi kesibukan, kalau OKP harus dibina, kita kasih kegiatan. Ada juga pemuda yang bergerak di bidang lain, seperti pertanian, kuliner dan itu semua didukung penuh oleh pemerintah,” tukas Atisar.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya