Berita

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri (dua dari kanan)/Ist

Publika

Pahlawan Teladanku, Korupsi Musuh Utamaku

KAMIS, 10 NOVEMBER 2022 | 11:28 WIB | OLEH: H. FIRLI BAHURI

HARI ini, Kamis 10 November 2022, segenap bangsa Indonesia kembali memperingati Hari Pahlawan, hari bersejarah yang kita jadikan sebagai bentuk penghormatan setinggi-tingginya atas dedikasi dan heroisme para pahlawan, yang dengan suka rela mengorbankan darah, air mata, harta benda, jiwa dan raga saat memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan republik ini.

Pahlawanku Teladanku yang diusung sebagai tema besar peringatan Hari Pahlawan pada tahun ini sangat tepat, mengingat hidup dan kehidupan para pahlawan di masa lalu, banyak memberikan tauladan serta nilai-nilai kehidupan yang baik, sebagai pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara.

Yang pasti, esensi dan nilai-nilai kepahlawanan telah memberikan tauladan bagi perjalanan bangsa ini, yang tidak akan lekang oleh waktu, apalagi tergerus kemajuan zaman.


Dari berbagai buku maupun video dokumenter lawas perjuangan para pahlawan saat berjuang mati-matian merebut hingga mempertahankan kemerdekaan, jelas terlihat sosok sederhana pahlawan kita yang senantiasa memegang teguh nilai-nilai agama, budaya, kejujuran serta kerelaan luar biasa menjadi seorang patriotisme, yang bersedia mengorbankan segala-galanya demi kejayaan dan kemakmuran tanah airnya.

Meski hanya bermodalkan bambu runcing, pekik merdeka atau mati yang menjadi cermin keberanian luar biasa para pahlawan kita, menjadi menjadi momok bagi bangsa-bangsa kolonialisme yang memiliki persenjataan lengkap dan modern saat menjajah Indonesia.

Sosok kepahlawanan inilah yang menginspirasi kami, segenap insan KPK untuk senantiasa teguh berjuang dan siap menghadapi segala bentuk risiko, mulai dari intimidasi, caci maki hingga keselamatan jiwa dan raga dalam menjalankan tugas suci, memberantas korupsi di NKRI.

Segala bentuk risiko yang menjadi konsekuensi atas pilihan kami menjadi ujung tombak pemberantasan korupsi di Indonesia, Insyaallah kami terima dengan seikhlas-ikhlasnya karena dengan sepenuh hati dan mengucap bismillah, kami dan keluarga telah telah mewakafkan diri dalam Perang Badar melawan korupsi yang telah berurat akar di republik ini.

Kami mengajak seluruh anak bangsa di republik ini untuk selalu menjiwai dan memaknai ruh dan nilai-nilai perjuangan pahlawan, yang sejatinya senantiasa membawa perubahan positif bangsa ini ke arah lebih baik bagi kemajuan dan kemakmuran negara.

Ruh dan nilai-nilai perjuangan pahlawan seyogianya dapat meneguhkan bangsa ini dalam melawan penjajah di zaman ini, yakni korupsi yang wajib kita perangi dan bumihanguskan dari bumi ibu pertiwi.

Jika masa dulu para pahlawan meneguhkan hati saat mengorbankan jiwa dan raganya untuk merebut hingga mempertahankan kemerdekaan, sudah sepatutnya kita meneruskan perjuangan dan mengisi kemerdekaan dengan meneguhkan hati untuk bersikap jujur, berani menolak ajakan untuk korupsi, kolusi dan nepotisme, yang telah dianggap sesuatu hal yang biasa di negeri ini.

Jadilah pahlawan kemerdekaan Indonesia era ini dengan senantiasa menjaga integritas, kejujuran, kesederhanaan, dan berjuang bersama KPK bersama segenap elemen bangsa antikorupsi dalam Perang Badar melawan korupsi, sampai NKRI zero korupsi.

Butuh banyak pahlawan antikorupsi untuk melawan korupsi yang telah menjadi laten di negeri ini, menjadi kanker bagi kemajuan dan terwujudnya cita-cita founding father dan didirikannya negara ini, yang tak lain untuk mensejahterakan serta mencerdaskan kehidupan segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari Sabang sampai Merauke, mulai Miangas hingga Pulau Rote.

Saudaraku sebangsa dan setanah air, jangan tanyakan apa yang bisa negara berikan untuk kita,tetapi tanyakan apa yang telah atau dapat kita lakukan untuk negara Indonesia.

Negara kita telah begitu banyak memberi segalanya kepada kita, kini saatnya bagi kita untuk memberikan sumbangsih kepada negara, salah satunya berani untuk tidak melakukan korupsi dan menjadi bagian dari upaya upaya membersihkan membebaskan negeri ini dari praktik praktik korupsi.

Selamat Hari Pahlawan Nasional Indonesia, mari kita peringati dengan semangat budaya antikorupsi dan mengambil peran sebagai pahlawan antikorupsi.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Mafia Infrastruktur Diduga Kepung Menteri Dody Lewat Isu Miring

Kamis, 06 Agustus 2026 | 00:05

Menhan hingga Ketua Komisi I DPR Terima Brevet Korps Marinir

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:46

Ketimpangan Penduduk Meningkat, Gini Ratio Naik ke 0,368

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:22

Mahkamah Agung Diminta Evaluasi Ketua PN Jakarta Timur

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:38

Gempa M 6,4 Guncang Kepulauan Talaud, Tidak Ada Korban Jiwa

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:31

Kader Golkar Wonosobo Ngadu ke DPP soal Dua Kali Musda

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:14

Di Balik Tribun Sunyi Piala Presiden, Puluhan Pecalang Jaga Harmoni El Clasico

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:09

Kisruh Diadukan ke Bahlil, Mafa Uswanas Diusulkan jadi Plt Ketum AMPI

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:50

Pergeseran Public Goods Sektor Kesehatan

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:40

BRAINS Demokrat Kolaborasi Bareng IRI Perkuat Demokrasi Lintas Negara

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:17

Selengkapnya