Berita

Duta Besar RRDK untuk Indonesia, An Kwang Il pada acara Pemutaran Film Spesial dari Pyongyang pada Selasa (8/11)/RMOL

Dunia

Pemutaran Film Spesial dari Pyongyang, Cerita Soal Pembangunan Korea Utara

RABU, 09 NOVEMBER 2022 | 14:35 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Guna mempererat hubungan dengan mitra-mitra penting di berbagai penjuru dunia, khususnya Indonesia, Australia, dan Selandia Baru, Kedutaan Republik Rakyat Demokratik Korea (RRDK) di Jakarta menggelar Pemutaran Film Spesial dari Pyongyang.

Pemutaran film dokumenter ini dilakukan secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting bersama Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Korea (PPIK) pada Selasa (8/11).

Berdurasi satu jam, film tersebut menampilkan berbagai kegiatan yang dilakukan oleh Pemimpin Kim Jong Un dalam mengupayakan pembangunan Korea Utara.


Selama pemutaran film, Duta Besar RRDK An Kwang Il memberikan beberapa penjelasan.

Film itu mendokumentasi kunjungan Presiden Kim Jong Un ke Sekolah Pelatihan Kader Pusat Partai Pekerja Korea, pada 17 Oktober lalu. Terlihat kedatangan Kim Jong Un disambut meriah.

Saat itu Kim di dampingi oleh Sekretaris Jo Yong Won, Ri Il Hwan, Kim Jae Ryong, Jon Hyon Chol dan Pak Thae Song dan Direktur Departemen Ju Chang Il dari Komite Pusat Partai Buruh.

Selama kunjungan, Kim sempat berkeliling ke monumen bertuliskan tanda tangan Presiden Kim Il Sung yang didirikan di sekolah. Ia juga memberikan kuliah peringatan bersejarah berjudul Orientasi Pembangunan Partai Kita di Era Baru dan Tugas Sekolah Pelatihan Kader Pusat Partai Buruh Korea di hadapan staf pengajar dan mahasiswa.

Setelah pemutaran film, Dubes An Kwang Il menyampaikan sejumlah capaian pembangunan infastruktur dan pertanian modern yang telah dilakukan sejauh ini.

Tak lupa ia juga mengklarifikasi situasi terkini mengenai ketegangan di Semenanjung Korea dan pemberitaan Barat dan AS yang membuat situasi semakin terlihat kacau.

Pemutaran film ini turut dihadiri oleh Ketua Umum Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Korea (PPIK) Teguh Santosa hingga berbagai tokoh yang memiliki fokus pada isu Korea Utara, termasuk Dosen Hubungan Internasional Universitas Padjajaran Teuku Rezasyah.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya