Berita

Presiden AS Joe Biden bertemu dengan tentara AS yang ditugaskan di Divisi Lintas Udara ke-82 di G2 Arena di Jasionka, dekat Rzeszow, Polandia, 25 Maret 2022/Reuters

Dunia

Penempatan Sementara Pasukan AS di Polandia Diperpanjang

KAMIS, 03 NOVEMBER 2022 | 12:20 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Penempatan sementara pasukan Amerika Serikat di Polandia nampaknya akan diperpanjang. Begitu disampaikan Presiden AS Joe Biden di Gedung Putih pada Rabu (2/11) waktu setempat.

Pernyataan Biden selaras dengan permintaan Warsawa kepada Washington untuk secara permanen menempatkan pasukan di Polandia, tetapi itu secara teknis akan melanggar perjanjian NATO dengan Rusia.

Koresponden Radio Polandia Marek Walkuski mengajukan pertanyaan tentang pasukan AS saat Biden meninggalkan Ruang Timur.


"Mereka akan berada di sana untuk waktu yang lama," jawab presiden AS sambil berlalu, seperti dikutip dari AFP, Kamis (3/11).

Tidak diketahui berapa banyak tentara AS saat ini di Polandia, pusat logistik utama NATO untuk mendukung pemerintah di negara tetangga Ukraina.

Pada bulan Mei, duta besar AS di Warsawa mengungkapkan bahwa lebih dari 12.600 personel militer Amerika berada di negara itu, jumlah terbesar dalam sejarah.

September lalu Warsawa telah meminta NATO untuk menambah pasukan mereka untuk dikerahkan di Polandia dan Negara-negara Baltik, sebagai tanggapan terhadap mobilisasi parsial pasukan cadangan di Rusia.

Bulan lalu, Jakub Kumoch, penasihat kebijakan luar negeri Presiden Polandia Andrzej Duda mengatakan Washington harus secara permanen menempatkan pasukan dan bahkan senjata nuklir di wilayah Polandia.

Mengakui bahwa ini akan secara langsung melanggar Undang-Undang Pendiri NATO-Rusia, Kumoch menyebut pengembangan perjanjian 1997 sebagai surat mati, dengan mengatakan Moskow membatalkannya dengan invasi ke Ukraina.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

Panen Raya TNI, Presiden Prabowo: Saya Bahagia Hari Ini

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:57

UPDATE

Perjalanan Karier Nanik S Deyang dari Jurnalis hingga Pimpin Dewan Pengawas BGN

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:23

Deklarasi Gus Kikin Maju Ketum PBNU Tuai Protes Sejumlah PCNU Jatim

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:13

Pesan Menag di FABC: Sinodalitas Gereja Cermin Musyawarah dan Gotong Royong

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:08

Prabowo Restui Pengunduran Diri Nanik dari BGN, Siapkan Dewan Pengawas Baru

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:06

Emas Antam Mulai Naik, Harga Buyback Tembus Rp2,38 Juta per Gram

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:51

Prabowo Puji Keterlibatan Perwira TNI-Polri dalam Penanganan Bencana Sumatera

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:51

Saat Jakarta jadi Jembatan Persaudaraan Asia

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:45

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.913 per Dolar AS Jelang Rilis Suku Bunga BI

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:34

KPK Bongkar Dugaan Penyamaran Aset Bupati Lombok Barat, Pasal TPPU Disiapkan

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:29

Ancaman Houthi Guncang Pasar, Harga Minyak Sentuh Level Tertinggi

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:24

Selengkapnya