Berita

Nailul Huda/Net

Politik

IMF Masukkan Indonesia ke 7 Negara Ekonomi Besar, Indef: Harus Diimbangi Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat

RABU, 02 NOVEMBER 2022 | 14:23 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

International Monetary Finance (IMF) menempatkan Indonesia dalam jajaran 7 negara dengan ekonomi terbesar di dunia. Prestasi ini tidak serta merta dipuji, lantaran masih banyak masyarakat miskin yang belum sejahtera.

Ekonom dari Indef Nailul Huda menguraikan, dinilai secara pendapatan dari produk domesti bruto (PDB), Indonesia memiliki potensi yang cukup besar mengingat jumlah penduduk yang besar seperti yang terjadi di peringkat 1 hingga 3 ranking IMF, yakni Cina, Amerika Serikat, dan India.

Dia mengingatkan, pemerintah tidak boleh jumawa dengan prestasi yang diberikan IMF ini, lantaran krisis global dan inflasi akan menjadi mimpi buruk ekonomi nasional.


"Namun, memang harus diingat negara lain mengalami krisis inflasi yang cukup berat di mana Inggris mengalami inflasi yang luar biasa tinggi. Akibatnya daya beli masyarakatnya menurun drastis,” kata Nailul Huda kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (2/11).

Menurutnya, pemerintah harus mempertahankan daya beli masyarakat agar prestasi tersebut sesuai dengan fakta di lapangan dengan memberikan kesejahteraan terhadap hajat hidup rakyat.

"Bagi saya, prestasi ini harus diimbangi dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penjagaan daya beli. Jangan sampai inflasi kita melampaui Inggris," terangnya.

"Jika hal itu terjadi tentu walaupun PDB kita besar, namun masyarakat tetap tidak menikmati hasilnya,” tutupnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya