Berita

Pemandangan jembatan gantung di atas Sungai Machchhu yang rusak setelah runtuh pada Minggu 30 Oktober 2020 di kota Morbi Gujarat/Net

Dunia

Saksi Tragedi Jembatan Runtuh di Morbi yang Tewaskan 135 Orang: Petugas Keamanan Telah Berupaya Mengendalikan Arus Pengunjung

RABU, 02 NOVEMBER 2022 | 06:01 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Polisi Gujarat, India, masih terus menyelidi insiden runtuhnya jembatan gantung di Morbi. Ketika tudingan diarahkan kepada pihak keamanan sebagai salah satu pihak yang bertanggung jawab, salah seorang penjaga jembatan mengatakan bahwa ia dan rekannya telah berupaya memberi peringatan kepada para pengunjung.

Ajay Kumar mengatakan, ia telah meniupkan peluit peringatan berulang-ulang. Berteriak ke dari mulut jembatan agar para pengunjung tidak membentuk kerumuman di atas jembatan.

"Kami memanggil orang-orang, mengingatkan bahwa mereka jangan diam dan berkerumun di atas jembatan, tetapi terus berjalan," katanya kepada Reuters.


Saksi lain menguatkan penjelasan Kumar, mengatakan bahwa para penjaga keamanan telah berupaya mengendalikan arus pengunjung.

"Kami melihat petugas keamanan meniup peluit mereka kepada orang-orang yang meminta mereka untuk tidak berkerumun dan terus bergerak," kata Chavda, 18 tahun.

"'Tolong dengarkan kami, jangan goyang jembatan, jangan berkerumun, terus bergerak' kata para penjaga, tetapi orang-orang tidak mendengarkan," kata pekerja konstruksi lain yang berada di tepi sungai.

Beberapa anak nakal berusaha menggoyang jembatan meskipun telah disemprit petugas.

Jembatan gantung di atas Sungai Machchhu, Morbi,  itu baru saja selesai di renovasi dan dibuka kembali untuk umum pada pekan lalu. Jembatan berusia 145 tahun  itu merupakan obyek wisata yang dikenal, yang setiap pekannya bisa menyedot banyak pengunjung.

Sedikitnya 135 orang tewas ketika bangunan yang dibangun pada tahun 1877 itu ambruk, menyebabkan korban terjun ke perairan di bawahnya.

Dari hasil penyelidikan, sekitar 400 tiket telah terjual pada hari itu dan sekitar 200 orang berada di atads jembatan saat bangunan itu ambruk.

Runtuhnya jembatan yang menewaskan 135 orang itu menjadi bencana besar bagi India yang menyedot perhatian dunia, yang terjadi hampir bersamaan dengan peristiwa kematian ratusan orang para tragedi Hallowen di Itaewon, Korea Selatan.

Perdana Menteri India Narendra Modi mengucapkan duku cita mendalam. Ia tiba di lokasi ambruknya Morbi pada 1 November dan memerintahkan aparat terkait untuk melakukan penyelidikan mendalam.

Ia berdiri di salah satu ujung jembatan gantung yang runtuh, tertegun dengan wajah yang penuh kesedihan dan kekecewaan.

“Pergi ke Morbi, menyaksikan kecelakaan jembatan yang mengerikan. Bertemu dengan keluarga yang ditinggalkan dan turut berbela sungkawa. Saya mengunjungi lokasi tragedi dan pergi ke rumah sakit di mana yang terluka sedang dalam pemulihan,” cuit Modi setelahnya.

Ketua Menteri Gujarat Bhupendra Patel mengatakan pemerintah negara bagian akan memberikan kompensasi yang setara dengan sekitar 5.000 dolar AS per keluarga yang meninggal dan masing-masing sekitar 600 dolar AS untuk yang terluka.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

Panen Raya TNI, Presiden Prabowo: Saya Bahagia Hari Ini

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:57

UPDATE

Perjalanan Karier Nanik S Deyang dari Jurnalis hingga Pimpin Dewan Pengawas BGN

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:23

Deklarasi Gus Kikin Maju Ketum PBNU Tuai Protes Sejumlah PCNU Jatim

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:13

Pesan Menag di FABC: Sinodalitas Gereja Cermin Musyawarah dan Gotong Royong

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:08

Prabowo Restui Pengunduran Diri Nanik dari BGN, Siapkan Dewan Pengawas Baru

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:06

Emas Antam Mulai Naik, Harga Buyback Tembus Rp2,38 Juta per Gram

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:51

Prabowo Puji Keterlibatan Perwira TNI-Polri dalam Penanganan Bencana Sumatera

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:51

Saat Jakarta jadi Jembatan Persaudaraan Asia

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:45

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.913 per Dolar AS Jelang Rilis Suku Bunga BI

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:34

KPK Bongkar Dugaan Penyamaran Aset Bupati Lombok Barat, Pasal TPPU Disiapkan

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:29

Ancaman Houthi Guncang Pasar, Harga Minyak Sentuh Level Tertinggi

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:24

Selengkapnya