Berita

Relawan Srikandi Gema Perjuangan Maharani Nusantara (GPMN)/Net

Politik

Kukuhkan Pengurus di Papua, Srikandi GPMN: Emansipasi Perempuan Harus Sampai Tahta Tertinggi

SELASA, 01 NOVEMBER 2022 | 21:03 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kelompok relawan Srikandi Gema Perjuangan Maharani Nusantara (GPMN) terus melakukan konsolidasi dan pembentukan pengurus di sejumlah daerah, tidak terkecuali di wilayah Provinsi Papua.

Kegiatan konsolidasi relawan pendukung Ketua DPR RI Puan Maharani ini, juga digelar sekaligus untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda.

Ketua DPW Srikandi GPMN Papua Hana Gobay menjelaskan bahwa organisasi yang ia pimpin, memiliki semangat memajukan daerah disertai semangat persatuan kesatuan nasional.


Oleh karena itu, sambung Hana, setelah pengukuhan DPW Srikandi GPMN di tingkat provinsi, akan terus dikembangkan dengan membentuk kepengurusan di tingkat kabupaten/kota se Propinsi Papua.

"Berbarengan dengan DPW juga telah dikukuhkan DPD Srikandi GPMN Kabupaten Merauke," ujar Hana dalam keterangan tertulis, Selasa (1/11).

Untuk itu, Hana juga mengajak seluruh komponen pemuda pemudi Indonesia untuk terus berkontribusi dalam kemajuan bangsa.

"Memupuk rasa persatuan dan kesatuan dalam sebuah wadah organisasi yang bertujuan untuk memajukan bangsa, menyalurkan semangat perubahan. Dengan memperhatikan rakyat bawah yang perlu dibantu," Tuturnya.

Sementara itu, Ketua Umum Srikandi GPMN Teresia Laminan Loi mengucapkan selamat memperingati hari Sumpah Pemuda ke 94 tahun dan selamat atas terbentuknya DPW Srikandi GPMN Papua

Tere juga mengatakan bahwa dengan terbentuknya DPW Srikandi GPMN dan DPD Kabupaten Merauke, pengurus harus menjadi trigger persatuan atas dukungan pencapresan tokoh perempuan dalam memimpin Republik Indonesia.

"Zaman telah berubah, emansipasi perempuan harus sampai tahta tertinggi dalam kepemimpinan nasional, dan itu telah terlihat, bagaimana, seorang perempuan untuk pertama kalinya menjadi ketua DPR dengan suara tertinggi," katanya.

"Setelah itu, boleh dong, Mbak Puan Maharani jadi presiden bila rakyat menghendaki," tandasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Konversi LPG Ke CNG Jangan Sampai Jadi "Luka Baru" Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11

Apa Itu Love Scamming? Waspada Ciri-Cirinya

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04

Rano Karno Ingin JIS Sekelas San Siro

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Geram Devisa Hasil Ekspor Sawit-Batu Bara Tak Disimpan di Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42

KPK Didesak Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi DJKA

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38

Ini Strategi OJK Jaga Bursa usai 18 Saham RI Dicoret MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35

Cot Girek dan Ujian Menjaga Kepastian Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27

Prabowo Bakal Renovasi 5 Ribu Puskesmas dari Duit Sitaan Satgas PKH

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25

Prabowo Siapkan Satgas Deregulasi demi Pangkas Keruwetan Izin Usaha

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11

Kementerian PU Bangun Akses Tol, Maksimalkan Konektivitas Kota Salatiga

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02

Selengkapnya