Berita

Ketua Bidang Politik dan Keamanan DPP Banteng Muda Indonesia (BMI) Mixil Mina Munir/Net

Politik

Ketua BMI: Sebagai Pemenang, PDIP Punya Garis Lurus dalam Mengambil Keputusan Strategis

SENIN, 31 OKTOBER 2022 | 20:58 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Semua kader partai, kader oraganisasi sayap hingga simpatisan PDI Perjuangan harus bersabar menunggu keputusan Megawati Soekarnoputri sebagai pemegang hak prerogatif soal calon presiden yang bakal diusung pada Pemilu Serentak 2024.

Begitu dikatakan Ketua Bidang Politik dan Keamanan DPP Banteng Muda Indonesia (BMI) Mixil Mina Munir. Saat ini, kata dia, khusus BMI berfokus untuk bergotong royong, serta berbagi membantu sesama dan menjadi wadah aspirasi kaum muda Indonesia.

Ditekankan Mixil, PDIP memiliki cara tersendiri dalam memilih calon presiden. Sebab PDI Perjuangan punya garis yang jelas dalam mengambil keputusan strategis.


"Sebagai partai pemenang, PDIP tetap tenang menjalankan agenda kepartaian. Bukan karena bisa mengusung sendiri, tetapi karena PDI Perjuangan punya garis yang jelas dalam mengambil keputusan strategis," kata Mixil dalam keterangan tertulis, Senin (31/10).

Mixil menyampaikan, Indonesia dipastikan akan memiliki pemimpin sesuai suara rakyat. Tak hanya itu, dunia internasional pun menanti sosok presiden yang menyandang pandangan luas dalam investasi dan kerjasama.

"Indonesia sebagai negara demokrasi terbesar, tentu ingin memiliki pemimpin yang sesuai dengan keinginan rakyat. Bahkan dunia internasional pun menunggu siapa pemimpin Indonesia selanjutnya sebagai pandangan investasi ataupun kerjasama," tuturnya.

Politik bagi BMI, lanjutnya, adalah bekerja untuk kebaikan, dan perjuangan bentuk gotong-royong mencapai Indonesia adil dan makmur. Soal capres, BMI pasti fatsun pada keputusan partai.

"Entah siapapun nantinya nama yang akan diumumkan oleh Ibu Ketua Umum, BMI akan tegak lurus memperjuangkan kemenangannya," tegasnya.

"Karena bagi BMI, kemenangan elektoral bukan milik pasangan calon itu semata, melainkan amanatnya kedepan sebagai nahkoda mengemban amanat penderitaan rakyat. Inilah identitas banteng bagi BMI, bergerak satu komando dan tidak tercerai-berai," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya