Berita

Desa Digital bank bjb/Net

Bisnis

Tumbuh Bersama Masyarakat Desa, bank bjb Sukses Implementasikan Program Desa Digital

SENIN, 31 OKTOBER 2022 | 19:25 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Mendorong laju perekonomian semua lapisan masyarakat, menjadi komitmen bank bjb yang diimplementasikan melalui program Desa Digital. Program pemberdayaan desa melalui produk dan layanan perbankan ini sukses dilakukan dalam rangka menciptakan ekosistem digital di perdesaan.

Saat ini, bank bjb telah melakukan piloting Desa Digital terhadap 38 desa di Jawa Barat dan Banten. Desa-desa piloting ini adalah diantara desa-desa yang telah memanfaatkan berbagai fitur desa digital bersama bank bjb.

Saat ini, hampir semua layanan di desa tersebut telah memanfaatkan akses digital untuk menunjang pelayanan kepada masyarakat.


Desa tersebut telah mengimplementasikan produk dan layanan bank bjb di antaranya layanan IBC (Internet Banking Corporate) yang telah terintegrasi dengan Siskeudes (Sistem Keuangan Desa), penyaluran Kredit UMKM, layanan Agen Laku Pandai bjb BiSA serta layanan perbankan lainnya seperti Giro Kas Desa, Giro Bumdes, Payroll Service, IBC Bumdes, DPLK, Kredit Ritel dan layanan QRIS bank bjb.

"Layanan Desa digital bank bjb ini sangat membantu kami dalam mendukung berbagai aktivitas, seperti membayar gaji perangkat desa. Kami tidak lagi harus membawa uang cash karena menggunakan sistem transfer," jelas Kepala Desa Bojong Barat Adik Sahroni dalam keterangannya, Senin (31/10).

Desa digital yang digagas bank bjb hadir untuk memberikan layanan yang cepat dan inovatif bagi desa dan masyarakat. Hal tersebut sejalan dengan misi bank bjb yaitu memberikan kontribusi dan berpartisipasi sebagai penggerak dan pendorong laju perekonomian daerah serta meningkatkan inklusi keuangan kepada masyarakat melalui digitalisasi perbankan.

Implementasi Desa Digital bank bjb yaitu membentuk ekosistem digital untuk mempermudah desa dan masyarakatnya. Di antaranya telah mengimplementasi Siskeudes/IBC, implementasi kredit UMKM, dan implementasi Laku Pandai. Juga layanan lainnya seperti implementasi Giro Kas Desa, Giro BUMDe,  Payroll, QRIS baik di BUMDes, Koperasi, Merchant, serta layanan lainnya.

Untuk memastikan pelaksanaan Desa Digital berjalan sesuai track, bank bjb melakukan kategorisasi level desa dan selanjutnya menjadi dasar target seluruh desa menjadi Desa Digital bank bjb. Kategorisasi itu mulai dari Desa Digital, Desa Maju, dan Desa Berkembang. Tolak ukurnya adalah telah mengakses dan mengimplementasikan layanan dan produk perbankan.

"Tujuan dari program Desa Digital bank bjb adalah meningkatkan kemandirian desa melalui tata kelola keuangan desa yang terintegrasi dengan bank bjb. Juga mengkoneksikan aktivitas di desa dengan layanan perbankan," kata Corporate Secretary bank bjb Widi Hartoto.

Dalam menerapkan program Desa Digital bank bjb, perseroan juga melakukan kolaborasi dengan stakeholder lainnya. Kolaborasi dengan Pertamina Retail misalnya dikembangkan untuk skema pembiayaan melalui pola kemitraan untuk pembangunan Pertashop.

Dengan RNI kerja sama melalui anak perusahaan PT RNI yaitu PT Pabrik Gula (PG) Rajawali, pola pembiayaan kemitraan berjalan untuk para petani gula. Juga dengan Perum Bulog berupa sinergi bisnis cross biller antara agen Laku Pandai bjb BiSA dengan Rumah Pangan Kita (RPK) dengan Perum Bulog.

Desa Digital bank bjb juga akan mendapatkan fasilitas pembiayaan berupa Pemberian kredit produktif untuk pelaku UMKM di desa serta pemberian pelatihan kewirausahaan melalui program Pemberdayaan Masyarakat Ekonomi Terpadu (Pesat).

Melalui pemberian fasilitas kredit produktif bagi pelaku UMKM, kata Widi lagi, diharapkan akan akan menumbuhkan perekonomian di desa.

"Selain pemberian fasilitas kredit, ekosistem di desa termasuk lembaga dan masyarakat desa juga diberikan pelatihan dan edukasi dalam program Pesat yang bertujuan meningkatkan kompetensi dan kapasitas usaha," demikian Widi.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Indeks Kecakapan Bahasa Inggris di Indonesia Masih Rendah, Ini Sebabnya

Selasa, 09 Juni 2026 | 22:16

Putusan Kasasi MA Sengketa Lahan Digugat, Prinsipal Lapor Badan Pengawas

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:53

KPK dan Polri Ternyata Lakukan Joint Investigation dalam OTT Bupati Muara Enim

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:44

Badak Kalimantan Terakhir di Alam Liar Segera Dievakuasi

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:16

Nadiem Kecewa Replik Jaksa Abaikan Fakta Persidangan

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:05

Budi Bantah Ditawari Jadi Menkeu: Sekarang Masih Menkes!

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:00

Citizen Lawsuit, Rangkap Jabatan Otto Hasibuan Digugat ke Pengadilan

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:52

DEN Ingatkan Risiko Inflasi Imbas Rupiah Melemah

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:45

Besok Prabowo ke Lampung, Tinjau RSUD Krui

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:36

Luhut: 80 Persen Data Pemerintah Sudah Terhubung Lewat GovTech Berbasis AI

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:21

Selengkapnya