Berita

Dunia

Warganya Termasuk Korban Tewas Tragedi Halloween Itaewon, Prayut Chan-o-cha Berduka dan Instruksikan Penanganan Segera

SENIN, 31 OKTOBER 2022 | 07:09 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Thailand menjadi salah satu negara yang ikut berduka atas tragedi tewasnya ratusan orang saat menghadiri pesta perayaan malam Halloween di Korea Selatan. Dalam pengembangan proses evakuasi, ternyata ada satu  warga Thailand yang ikut tewas dalam insiden tersebut.

Dalam ungkapan belasungkawa yang disampaikan juru bicara pemerintah Anucha Burapachaisri pada Minggu (30/10), Perdana Menteri Thailand Prayut Chan-o-cha dikatakan telah menginstruksikan Kedutaan Besar Thailand di Seoul  untuk membantu warga mereka yang terkena dampak insiden tersebut.

"Perdana Menteri telah menyampaikan belasungkawa kepada mereka yang kehilangan nyawa dan mereka yang terluka dalam insiden itu," kata Anucha, seperti dikutip dari Bangkok Post, Senin (31/10).


"Perdana Menteri juga mengarahkan semua lembaga terkait untuk memantau perkembangannya dan membantu semua warga Thailand yang terkena dampak," tambahnya.

Setidaknya 153 orang termasuk 22 warga negara asing dari 13 negara, tewas dalam gelombang massa mematikan di distrik Itaewon Seoul pada Sabtu malam waktu setempat.

Warga negara asing yang tewas dalam bencana itu termasuk orang-orang dari China, Iran, Rusia, Amerika Serikat, Australia, Uzbekistan, Vietnam, Kazakhstan, Austria, Sri Lanka, Thailand, dan Norwegia.

Itaewon adalah salah satu distrik hiburan malam paling populer di Seoul. Penduduk setempat dan orang asing berduyun-duyun ke sana setiap akhir pekan. Pada perayaan Hallowen, jumlah pengunjung di sepanjang jalanan sempit itu membludak menjapai ratusan ribu.

Ketika terjadi kericuhan, semua orang saling berdesakan untuk mencoba keluar dari kerumuman, tetapi banyak yang berjatuhan dan terinjak-injak.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

Panen Raya TNI, Presiden Prabowo: Saya Bahagia Hari Ini

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:57

UPDATE

Perjalanan Karier Nanik S Deyang dari Jurnalis hingga Pimpin Dewan Pengawas BGN

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:23

Deklarasi Gus Kikin Maju Ketum PBNU Tuai Protes Sejumlah PCNU Jatim

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:13

Pesan Menag di FABC: Sinodalitas Gereja Cermin Musyawarah dan Gotong Royong

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:08

Prabowo Restui Pengunduran Diri Nanik dari BGN, Siapkan Dewan Pengawas Baru

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:06

Emas Antam Mulai Naik, Harga Buyback Tembus Rp2,38 Juta per Gram

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:51

Prabowo Puji Keterlibatan Perwira TNI-Polri dalam Penanganan Bencana Sumatera

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:51

Saat Jakarta jadi Jembatan Persaudaraan Asia

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:45

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.913 per Dolar AS Jelang Rilis Suku Bunga BI

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:34

KPK Bongkar Dugaan Penyamaran Aset Bupati Lombok Barat, Pasal TPPU Disiapkan

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:29

Ancaman Houthi Guncang Pasar, Harga Minyak Sentuh Level Tertinggi

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:24

Selengkapnya