Berita

Petugas menyelamatkan korban kericuhan pesta Hallowen di Itaewon, Korsel/Net

Dunia

Bersedih atas Tragedi Malam Halloween di Itaewon, Dubes AS untuk Korsel: Hati Saya Hancur

MINGGU, 30 OKTOBER 2022 | 09:48 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Peristiwa mengerikan yang menewaskan ratusan orang pada malam perayaan Halloween di distrik Itaewon Seoul sangat disesali oleh Duta Besar AS untuk Korea Selatan, Philip Goldberg.

Lewat cuitan di akun Twitter, Goldberg mengatakan hatinya sedih dan sangat hancur atas peristiwa yang menewaskan sekitar 151 korban jiwa itu.

"Saya hancur oleh hilangnya nyawa yang tragis di Itaewon tadi malam," tulis Goldberg, seperti dikutip dari Yonhap, Minggu (30/10).


"Tolong ketahui bagaimana pikiran saya dan tim kami di Kedutaan Besar AS Seoul..., kami berdiri bersama orang-orang Korea dan terutama orang-orang terkasih dari mereka yang tewas, serta banyak yang terluka dalam insiden bencana ini," lanjutnya.

Tragedi mematikan itu terjadi pada Sabtu malam (29/10), di Itaewon, salah satu distrik kehidupan malam yang populer di Seoul, menewaskan sedikitnya 151 orang dan 82  lainnya luka-luka.

Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol telah mengumumkan masa berkabung nasional dan memerintahkan penurunan bendera setengah tiang dimulai pada hari Minggu.

Pihak berwenang masih menyelidiki apa yang menyebabkan insiden itu, tetapi Choi Seong-bum, kepala Pemadam Kebakaran Yongsan-gu, mengatakan, banyaknya korban tewas itu karena berdesak-desakan dan terjatuh, sehingga terinjak-injak.

Diperkirakan 100.000 pengunjung berada di wilayah itu untuk merayakan pesta Hallowen.

Korban tewas termasuk sedikitnya 19 orang asing, menurut laporan terbaru. 

Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol mengadakan pertemuan darurat pada Minggu dini hari, dan kemudian menetapkan masa berkabung nasional “sampai penanganan kecelakaan selesai.”

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

Panen Raya TNI, Presiden Prabowo: Saya Bahagia Hari Ini

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:57

UPDATE

Perjalanan Karier Nanik S Deyang dari Jurnalis hingga Pimpin Dewan Pengawas BGN

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:23

Deklarasi Gus Kikin Maju Ketum PBNU Tuai Protes Sejumlah PCNU Jatim

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:13

Pesan Menag di FABC: Sinodalitas Gereja Cermin Musyawarah dan Gotong Royong

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:08

Prabowo Restui Pengunduran Diri Nanik dari BGN, Siapkan Dewan Pengawas Baru

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:06

Emas Antam Mulai Naik, Harga Buyback Tembus Rp2,38 Juta per Gram

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:51

Prabowo Puji Keterlibatan Perwira TNI-Polri dalam Penanganan Bencana Sumatera

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:51

Saat Jakarta jadi Jembatan Persaudaraan Asia

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:45

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.913 per Dolar AS Jelang Rilis Suku Bunga BI

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:34

KPK Bongkar Dugaan Penyamaran Aset Bupati Lombok Barat, Pasal TPPU Disiapkan

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:29

Ancaman Houthi Guncang Pasar, Harga Minyak Sentuh Level Tertinggi

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:24

Selengkapnya