Berita

Jamaah majelis taklim ibu-ibu muslimah di Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, menggelar acara Maulid Nabi dan doa untuk negeri/Ist

Politik

Jamaah Majelis Taklim Doakan Firli, Sukses Berantas Korupsi hingga jadi Preseiden

SABTU, 29 OKTOBER 2022 | 15:36 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ratusan jamaah majelis taklim ibu-ibu muslimah di Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, menggelar acara Maulid Nabi dan doa untuk negeri.

Dalam kegiatan tersebut, mereka mendoakan agar bangsa dan negara Indonesia tetap aman, damai, semakin maju, sejahtera serta bebas dari korupsi.

Secara khusus, mereka juga memanjatkan permohonan untuk keselamatan dan kesuksesan Ketua KPK Firli Bahuri.


“Semoga langkah beliau dipermudah dalam memimpin pemberantasan korupsi di negeri tercinta ini,” kata koordinator acara Maimanah Muhammad dalam keterangannya, Sabtu (29/10).

Dia menjelaskan, tugas memberantas korupsi merupakan pekerjaan mulia. Mulia karena korupsi adalah musuh bersama di mana pelakunya dengan nyata merugikan keuangan negara dan masyarakat.

Masalahnya, lanjut Maimanah, pelaku korupsi bukanlah orang biasa. Mayoritas koruptor punya kekuasaan dan kekuatan yang tak mudah dikendalikan.

“Tapi Pak Firli ini berani betul, tak peduli jabatan seorang koruptor, partainya apa, orangnya siapa, ditangkap semua, kita doakan beliau selalu sehat dan selamat, amin,” ujarnya seraya diamini seluruh jamaah.

Dia menambahkan, Firli sosok yang konsisten mengamalkan amar maruf nahi mungkar. Melalui kewenangan yang dimiliki selaku pimpinan KPK, purnawirawan polisi bintang tiga itu selalu terdepan dalam perang terhadap korupsi.

Yang membuatnya suka, imbuhnya, meski Firli galak terhadap koruptor, sikap dan perilakunya tetap rendah hati, tidak arogan, apalagi menganggap diri sebagai yang paling suci.

“Santun, tidak mudah marah, mengajak semua terlibat untuk berantas korupsi, tapi sekali ada yang korupsi langsung ditangkap,” ungkapnya.

Ia pun meyakini upaya pemberantasan korupsi akan semakin optimal jika Firli diberi kepercayaan untuk menjadi presiden tahun 2024 mendatang.

“Mudah-mudahan kita semua diberi pemimpin yang adil, yang serius berantas korupsi,” tuturnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya