Berita

Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin/Net

Politik

Pemerintah Sudah Terima Donasi Obat Gangguan Ginjal Akut pada Anak dari Jepang

SABTU, 29 OKTOBER 2022 | 14:02 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Obat untuk penanganan gangguan ginjal akut pada anak yang disebut-sebut pemerintah akan datang minggu depan ke Indonesia ternyata datang lebih cepat.

Obat untuk penyakit misterius ini adalah Fomepizole 1,5 ml, dalam bentuk vial yang telah tiba di Indonesia pada Sabtu dini hari (29/10).

Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin menjelaskan,  sebanyak 200 vial didatangkan dari Jepang yang merupakan donasi dari PT Takeda Indonesia.


Dia memastikan, Fomepizole akan langsung dikirim ke instalasi Farmasi Pusat, dan obat tersebut keluar langsung dari bandara pukul 2 dini hari tadi setelah melewati proses di bandara.

"Hibah ini dilaksanakan dengan itikad baik atas nama kemanusiaan untuk kepentingan kesehatan anak Indonesia," ujar Budi dalam keterangan tertulisnya pada Sabtu (29/10).

Kementerian Kesehatan melalui Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan akan mendistribusikan obat tersebut sesuai yang dibutuhkan kepada seluruh rumah rujukan  tingkat provinsi di Indonesia.
 
"Obat antidotum ini akan diberikan secara gratis kepada seluruh pasien di Indonesia," sambungnya memaparkan. 

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya