Berita

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo/Net

Politik

Yenti Garnasih Dukung Kapolri Larang Anggota Bergaya Hidup Mewah, Berikan Sanksi

JUMAT, 28 OKTOBER 2022 | 20:59 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Langkah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang melarang anggota bergaya hidup mewah atau hedon patut didukung.

Ketua Umum Masyarakat Hukum Pidana dan Kriminologi (Mahupiki) Yenti Garnasih mendorong sanksi administrasi kepada anggota Polri yang melanggar larangan tersebut.

"Baguslah (larangan gaya hidup mewah), berikan sanksi sdministratif atau apalah strateginya, tidak dipromosi , digeser, ya tentu sebelumnya ditegur," kata Yenti, Jumat (28/10).


Yenti mengatakan Kapolri  juga harus bisa memastikan larangan hidup mewah ini dipatuhi seluruh anggotanya, dari tantama sampai perwira. Menurutnya, pandangan masyarakat saat ini negatif dan apatis terhadap Korps Bhayangkara.

"Selain itu kasihan juga masih lebih banyak polisi yang baik, tapi ikut terdampak, gara-gara sebagian yang bergaya hedon," katanya.

Yenti menyatakan saat ini memang kepercayaan masyarakat kepada Polri merosot, padahal Korps Baju Cokelat sangat dibutuhkan. Ia pun tak ingin nantinya masyarakat main hakim sendiri karena sudah tak percaya polisi dan membuat kondisi semakin buruk.

"Ada permasalahan lain juga hedonnya darimana asal usulnya, sesuai dengan gajinya tidak? Ini PR terbesar Kapolri. Sekarang ini jadi terungkap semua dan tentu saja, kita prihatin," ujarnya.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta jajarannya untuk untuk meninggalkan gaya hidup mewah. Listyo mengingatkan saat ini Korps Bhayangkara tengah menjadi sorotan publik.

Listyo menegaskan masalah gaya hidup mewah juga telah menjadi atensi dari Presiden Joko Widodo. Ia mendorong agar tak ada lagi anak buahnya yang memamerkan kekayaan dihadapan publik.

Meskipun diakuinya, kekayaan tersebut bisa jadi dari pihak keluarga yang berada di luar institusi Polri. Hanya saja, kata Listyo, situasi perekonomian saat ini sedang tidak baik.

"Saya kira masalah kebiasaan-kebiasaan menggunakan mobil-mobil bagus, motor gede, situasinya lagi tidak baik," ujar Listyo dikutip dari Instagram resminya @Listyosigitprabowo, Senin (24/10).

"Saya tahu mungkin keluarga rekan-rekan berangkat dari orang berada tapi saat ini bukan waktunya untuk untuk di pamerkan. Sehingga kemudian risiko-risiko terkait dengan hal-hal seperti ini bisa dikurangi," imbuhnya.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Peluang Emas Kuliah Gratis Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2026 Resmi Dibuka

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Di Posko Pengungsian, Gibran Pastikan Kebutuhan Anak-Anak Terpenuhi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Prioritaskan Guru PPPK Wilayah 3T Jadi PNS

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:19

Utang AS Terus Membengkak, Tekanan Fiskal Makin Besar

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:16

Jangan Sampai Utang Gerogoti Ruang Fiskal

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:07

Purbaya Siapkan Rp31 Triliun untuk Pengalihan PPPK ke Pusat

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:05

Emas “di Bawah Bantal” Warga RI Capai 1.800 Ton, Nilainya Diprediksi Tembus Rp4.400 Triliun

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:01

Tak Benar Febrie Minta Emas 74 Kg hingga Uang Dikembalikan

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:45

Pemerintah Raup Rp34 Triliun dari Lelang SUN

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Iran Siapkan Serangan Balasan hingga Eropa Jika AS Perluas Perang

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Selengkapnya