Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Tinggalkan Pasar Rusia, Mercedes-Benz Jual Aset ke Investor Lokal

KAMIS, 27 OKTOBER 2022 | 07:02 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Satu lagi perusahaan Barat yang akan meninggalkan Rusia di tengah perang yang belum juga usai antara Rusia dan Ukraina.

Produsen mobil Jerman Mercedes-Benz pada Rabu (26/10) mengatakan akan meninggalkan pasar Rusia dan menjual sahamnya kepada  investor lokal
Hal itu dibenarkan oleh Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Rusia.

"Mercedes-Benz bermaksud untuk menjual sahamnya a kepada investor lokal," kata kementerian itu dalam pernyataannya di Telegram.

"Mercedes-Benz bermaksud untuk menjual sahamnya a kepada investor lokal," kata kementerian itu dalam pernyataannya di Telegram.

"Pemilik baru divisi Mercedes-Benz Rusia, Avtodom, akan menarik perusahaan lain sebagai mitra untuk produksi bersama," tambah kementerian itu, seperti dikutip dari The Moscow Times.

Meskipun meninggalkan pasar Rusia, 15 persen saham perusahaan di pembuat truk Rusia Kamaz tidak akan terpengaruh oleh transaksi yang dimaksud dan harus dialihkan ke Daimler Truck tahun ini sesuai rencana.

Banyak perusahaan Barat meninggalkan  Rusia sejak negara itu meluncurkan invasinya ke Ukraina.

Sanksi Barat yang dikenakan pada  Rusia  sejak awal serangan Ukraina telah sangat mengganggu rantai pasokan, mempengaruhi sektor teknologi dan manufaktur mobil.

"Pemenuhan kewajiban kepada pelanggan di  Rusia serta kelangsungan pekerjaan bagi karyawan divisi perusahaan Rusia adalah prioritas dalam menyelesaikan kesepakatan dengan Avtodom," ujar  Direktur Umum Mercedes-Benz-RUS Natalya Koroleva.

"Penyelesaian transaksi harus mendapat persetujuan dari semua otoritas terkait," tambahnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya